Minggu, 27 September 2026
05:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Lu Bode

Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Lu.

Lu Bode (Hanzi:路博德; Pinyin:Lù Bódé; Wade–Giles:Lu Po-te; (aktif 119 SM-?) adalah seorang pemimpin militer Tiongkok pada zaman Dinasti Han Barat.

Lu berasal dari Pingzhou (平州) di wilayah komando militer Xihe (西河) di Tiongkok barat (sekarang Distrik Lishi dari kota setingkat prefektur Lüliang di provinsi Shanxi). Pada 119 SM, Kaisar Wu dari Han mengutus Lu bersama Huo Qubing dalam sebuah ekspedisi militer ke utara untuk menyerang Xiongnu. Setelah ekspedisi tersebut berjalan sukses, Lu dianugerahi gelar Jenderal Fubo (伏波; secara harfiah "tunduk pada ombak"), sebuah gelar yang kemudian diberikan kepada para pemimpin militer terkenal lainnya seperti Ma Yuan.

Bersama dengan Jenderal Yang Pu, Lu Bode adalah salah satu dari para pemimpin lima pasukan yang maju menuju Panyu (sekarang merupakan sebuah distrik di Guangzhou) dekat perbatasan Giaochi untuk menaklukkan Nanyue dan memasukkannya ke dalam wilayah kekaisaran Han.[1][2] Kemudian Lu juga menyerang pulau Hainan di lepas pantai tenggara daratan Tiongkok. Setelah serangan itu berhasil, ia membagi wilayah tersebut menjadi prefektur kembar Zhuya (珠崖郡) dan Dan'er (儋耳郡) sekaligus menganeksasi pulau Hainan ke dalam kekaisaran Han. Terlepas dari keberhasilan militer ini, Lu kemudian diturunkan jabatannya karena pelanggaran yang tidak disebutkan dengan jelas. Tindakan militernya yang terakhir diketahui adalah ia berpartisipasi dalam kampanye Utara yang gagal (di bawah Jenderal Li Guangli) melawan Xiongnu pada tahun 97 SM.

Referensi

  1. ↑ Miksic, John Norman; Yian, Goh Geok (2016). Ancient Southeast Asia. Routledge (dipublikasikan Oktober 27, 2016). hlm. 156. ISBN 978-0415735544.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Womack, Brantly (2006). China and Vietnam: The Politics of Asymmetry. Cambridge University Press (dipublikasikan Desember 13, 2006). hlm. 100. ISBN 978-0521853200.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan