Rabu, 23 September 2026
14:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Louis XVII dari Prancis

Louis XVII dari Prancis

Louis XVII
Raja Prancis dan Navarre
250px-Louis_Charles_of_France6.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Louis pada tahun 1792, dilukis oleh Alexander Kucharsky
Berkuasa21 Januari 1793 – 8 Juni 1795 (klaim)
PendahuluLouis XVI
PenerusNapoleon I de facto tahun 1804
Louis XVIII de jure tahun 1814
AyahLouis XVI dari Prancis
IbuMarie Antoinette
Nama lengkap
Louis Charles de France
WangsaDinasti Bourbon

Louis XVII dari Prancis (27 Maret 1785  8 Juni 1795) adalah putra Raja Louis XVI dari Prancis dan Marie Antoinette, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi Raja Prancis.

Setelah kematian kakaknya Louis Joseph, Louis muda menjadi Dauphin (Calon pewaris tahta). Pada masa Revolusi Prancis, Pangeran Louis dipenjarakan bersama dengan orang tuanya. Sebagai putra tertua yang masih hidup, dia dinyatakan sebagai Raja Prancis pada 28 Januari 1793 oleh pamannya Louis Stanislas, yang sendiri dalam pengasingan di Hamm, dekat Dortmund, Jerman. Pernyataan tersebut tidak mempunyai kekuasaan karena Prancis saat itu merupakan sebuah republik. Namun, saat Napoleon Bonaparte diturunkan sebagai kaisar. Prancis dan Eropa menerima Louis Stanislas sebagai Louis XVIII dari Prancis pada tahun 1815, pemberian angkanya menunjukkan diakuinya hak-hak Louis XVII.

Saat keluarga kerajaan dipenjarakan, Louis XVII dipisahkan dari ibunya dan saudara-saudaranya pada musim panas tahun 1793 untuk menghindarkan upaya pembebasan yang dilakukan pendukung kerajaan. Dia meninggal sendirian pada Juni 1795 di penjaranya. Secara resmi dia dilaporkan meninggal akibat penyakit yang kini dikenal sebagai tuberkulosa. Sesuai tradisi kerajaan, jantungnya dikeluarkan oleh dokter dan diawetkan dalam alkohol. Tubuhnya dikuburkan dalam pemakaman umum.

Setelah kematiannya, ada yang mengatakan bahwa tubuh tersebut bukan Louis XVII, sehingga banyak yang mengklaim bahwa mereka adalah Louis XVII.

Jantungnya kini dikuburkan di Basilika Saint-Denis, di luar Paris.

Pranala luar

Sumber primer

Material lain

Jabatan politik
Didahului oleh:
Louis XVI
Raja Prancis
(klaim)

1792-1795
Diteruskan oleh:
Napoléon I
(sebagai Kaisar)
Bernama Francia sejak 481 hingga 843, Francia Barat sejak 843 hingga 987, dan Prancis sejak 987
Bergelar Presiden Republik sejak 1871, kecuali sejak 1940 hingga 1944 (Kepala Negara) dan 1944 hingga 1947 (Kepala Pemerintahan Sementara)
Silsilah keluarga kerajaan (terperinci) | Silsilah keluarga kerajaan (sederhana) | Daftar Presiden Prancis
Meroving (486–751)
Wangsa Karoling
Kekaisaran Karoling (751–987)
Wangsa Kapetia (987–1328)
Wangsa Valois (1328–1589)
Wangsa Lancaster (1422–1453)
Wangsa Bourbon (1589–1792)
Republik Pertama (1792–1804)
Kekaisaran Pertama (1804–1815)
Restorasi Bourbon (1815–1830)
Monarki Juli (1830–1848)
Republik Kedua (1848–1852)
Kekaisaran Kedua (1852–1870)
Pemerintahan Pertahanan Nasional (1870–1871)
Republik Ketiga (1871–1940)
Prancis Vichy (1940–1944)
Pemerintahan Sementara (1944–1947)
Republik Keempat (1947–1958)
Republik Kelima (1958–sekarang)
Yang dicetak miring adalah penguasa yang diperdebatkan atau pemerintahan interim
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan