Senin, 28 September 2026
02:56 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Loris ramping

Loris ramping

genus mamalia

Loris ramping
250px-Sri_Lankan_Slender_Loris_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Loris ramping merah (Loris tardigradus)
CITES Apendiks II (CITES)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Strepsirrhini
Famili: Lorisidae
Subfamili: Lorinae
Genus: Loris
É. Geoffroy, 1796[2]
Spesies tipe
Loris tardigradus
Spesies
Sinonim
  • Stenops Illiger, 1811
  • Tardigradus Boddaert, 1785
Artikel takson sembarang

Loris ramping (Loris) adalah sebuah genus loris yang berasal dari India dan Sri Lanka. Genus ini mencakup dua spesies, yaitu loris ramping merah dari Sri Lanka dan loris ramping kelabu dari Sri Lanka dan India. Loris ramping menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di pepohonan, bergerak di antara dahan-dahan dengan lambat. Genus ini ditemukan di hutan hujan tropis, hutan belukar, hutan semi-peluruh dan rawa. Primata ini memiliki masa hidup kurang lebih 15 tahun dan merupakan hewan nokturnal. Umumnya genus ini memakan serangga, reptil, tunas dan buah.

Spesies

Genus Loris – É Geoffroy, 1796 – dua spesies
Nama umum Nama ilmiah dan subspesies Sebaran Ukuran dan ekologi Status IUCN dan estimasi jumlah populasi
Loris ramping kelabu

Gray loris

L. lydekkerianus
A. Cabrera, 1908

Empat subspesies
  • L. l. grandis (Loris ramping dataran tinggi)
  • L. l. lydekkerianus (Loris ramping mysore)
  • L. l. malabaricus (Loris ramping malabar)
  • L. l. nordicus (Loris ramping ceylon utara)
India selatan dan Sri Lanka
Map of range
Ukuran: 18–22 cm (7–9 in), tanpa ekor[3]

Habitat: Hutan[4]

Makanan: Serangga[5]
 NT 


Tak diketahui Population declining[4]

Loris ramping merah

Brown loris

L. tardigradus
(Linnaeus, 1758)
Sri Lanka
Map of range
Ukuran: 18–26 cm (7–10 in), tanpa ekor[6]

Habitat: Hutan[7]

Makanan: Serangga, katak pohon, cecak, burung kecil, telur dan buah[6]
 EN 


2000–2300 Population declining[7]

Referensi

  1. ↑ "Checklist of CITES Species". CITES. UNEP-WCMC. Diakses tanggal 18 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 122. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  3. ↑ Menon, ch. Grey Slender Loris
  4. 1 2 Dittus, W.; Singh, M.; Gamage, S. N.; Kumara, H. N.; Kumar, A.; Nekaris, K. A. I. (2022) [amended version of 2020 assessment]. "Loris lydekkerianus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T44722A217741551. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T44722A217741551.en.
  5. ↑ Nishimura, Abi (2012). "Loris lydekkerianus". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diakses tanggal Juni 25, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 McGuinness, Rory (2011). "Loris tardigradus". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diakses tanggal Juni 25, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Gamage, S. N.; Nekaris, K. A. I.; Rudran, R. (2022) [amended version of 2020 assessment]. "Loris tardigradus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T12375A217756381. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T12375A217756381.en.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan