Senin, 19 Oktober 2026
11:22 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Lok lak

Lok lak

Bagikan:
250px-Bo_Luc_Lac-_the_shaking_beef.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bò lúc lắc
250px-Product_Shots_of_Food-Bo_Luc_Lac.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bò lúc lắc

Lok lak (Kamboja) atau Bò lúc lắc (Vietnam) adalah hidangan daging sapi tumis yang disajikan dengan sayuran. Potongan daging sapi diiris berbentuk dadu atau kecil-kecil, ditumis dengan menggunakan bumbu kecap asin dan lada, kemudian disajikan dengan irisan bawang merah, mentimun, dan tomat. Hidangan ini dipercaya terinspirasi dari pengaruh masakan Prancis atas masakan Vietnam dan Kamboja ketika masa kolonial Indochina.

Secara harfiah dalam bahasa Vietnam Bò lúc lắc berarti "sapi goyang" atau lebih tepatnya "sapi oseng" yang mengacu kepada gerakan mengoseng di atas wajan. Nama makanan ini dikaitkan dengan bentuk irisan daging sapi yang menyerupai dadu, bermain dadu disebut hột lúc lắc dalam bahasa Vietnam. Dulu daging sapi dianggap sebagai bahan makanan mewah dalam masakan Vietnam. Karena itulah hidangan ini biasanya hanya disajikan dalam acara-acara istimewa, seperti pernikahan, ulang tahun, atau perayaan lainnya.[1]

Versi Kamboja disebut Lok lak, yaitu irisan daging sapi tumis yang disajikan di atas lembaran daun selada, irisan mentimun dan tomat, serta disajikan dengan saus celup dari campuran limau atau jeruk nipis,[2] garam dan lada hitam Kampot (tek merec).[3]

Referensi

  1. ↑ Helen Le (2014). Vietnamese Food with Helen's Recipes. Helen Le. ISBN 9781500529710.
  2. ↑ Dudley Brown. "More than a meal in store". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-04. Diakses tanggal 2016-03-21.
  3. ↑ Phil Lees. "Phnomenon Loc Lac".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan