| Mulai digelar | 2013 |
|---|---|
| Wilayah | Eropa (UEFA) |
| Jumlah tim | 64 |
| Juara bertahan | (gelar ke-2) |
| Tim tersukses | (2 gelar) |
| Situs web | Situs web resmi |
Liga Pemuda UEFA (bahasa Inggris:UEFA Youth League)[1] sebelumnya bernama Liga Champions U-19 UEFA, adalah sebuah kompetisi sepak bola untuk pemain-pemain muda dari 32 klub senior yang lolos ke babak grup Liga Champions UEFA, ditambah 32 juara kompetisi remaja domestik.[2]
Sejarah
Pada Mei 2010, UEFA mengatur sebuah pertandingan, bertajuk "UEFA Under-18 Challenge", antara tim usia di bawah 18 tahun Bayern Munich dan Internazionale, tiga hari sebelum Final Liga Champions UEFA 2010. Internazionale memenangkan pertandingan dengan skor 2–0 dengan dua gol dicetak oleh Denis Alibec. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari "UEFA Grassroots Day", dan menjadi inspirasi terbentuknya Liga Pemuda UEFA.[3][4][5]
Tim-tim pada turnamen edisi pertama, memiliki komposisi yang sama dengan babak grup Liga Champions UEFA 2013–14 dan dianggap sebagai kompetisi percobaan.[5]
Delapan peringkat pertama dan kedua grup berpartisipasi dalam babak gugur. Tidak seperti Liga Champions UEFA, babak gugur hanya dimainkan dalam satu pertandingan, dengan babak semi final dan final diselenggarakan di tempat netral.[5]
Media Inggris memberikan komentar bahwa kompetisi ini dibentuk untuk membatasi perkembangan pengaruh NextGen Series.[6]
Pada April 2014, Barcelona menjadi juara pada edisi perdana, mengalasko Benfica dengan skor 3–0 di babak final yang diselenggarakan di Nyon.
Setelah dua tahun masa percobaan, Liga Pemuda UEFA menjadi kompetisi tetap UEFA sejak musim 2015–16, dengan penambahan jumlah perserta dari 32 menjadi 64 tim untuk memberikan kesempatan bagi juara kompetisi domestik dari 32 negara anggota terbaik menurut koefisien UEFA.[7]
Final
| Musim | Pemenang | Skor | Juara kedua | Tempat final |
|---|---|---|---|---|
| 2013–2014 | 3–0 | |||
| 2014–2015 | 3–2 | |||
| 2015–2016 | 2–1 | |||
| 2016–2017 | 2–1 | |||
| 2017–2018 | 3–0 | |||
| 2018–2019 | 3–1 | |||
| 2019–2020 | 3–2 | |||
| 2020–2021 | Dibatalkan karena pandemi Covid-19 di Eropa | |||
| 2021–2022 | 6–0 | |||
| 2022–2023 | 5–0 | |||
| 2023–2024 | 3–0 | |||
| 2024–2025 | 4–1 | |||
| 2025–2026 | 1–1 (4–2 a.p.) |
|||
Lihat pula
Referensi
- ↑ "UEFA EURO 2020 to be held across continent". UEFA.com. 7 Desember 2012. Diakses tanggal 7 Desember 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "UEFA Youth League: How the new system will work". UEFA.com. 27 Agustus 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Young stars take centre stage". UEFA.com. Union of European Football Associations. 18 Mei 2010. Diakses tanggal 22 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Inter take Under-18 honours". UEFA.com. Union of European Football Associations. 19 Mei 2010. Diakses tanggal 22 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "UEFA Youth League club competition launched". UEFA.org. Union of European Football Associations. 7 Desember 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-30. Diakses tanggal 7 Desember 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "UEFA to launch U19 shadow Champions League from 2013 to curtail NextGen series". Daily Mail. London. 30 Juni 2012. Diakses tanggal 2 Juli 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "UEFA Youth League retained and expanded". UEFA.org. 18 September 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
Kompetisi UEFA | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Sepak bola |
| ||||||
| Futsal |
| ||||||
| |||||||