Jumat, 06 November 2026
23:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Lidia dari Tiatira

Lidia dari Tiatira

Bagikan:
250px-BaptistryAtPhilippi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapel di Filipi, tempat Paulus membaptis Lidia

Lidia dari Tiatira adalah salah satu tokoh perempuan dalam Alkitab, khususnya dalam bagian Perjanjian Baru, pada kitab Kisah Para Rasul.[1] Ia dikenal sebagai penjual kain ungu.[1] Perempuan ini adalah seorang penganut agama Yahudi yang berasal dari kota Tiatira (di wilayah Asia Kecil).[2] Tiatira adalah sebuah kota kecil yang terletak di Asia Kecil (Asia Minor).[2] Ia bertemu dengan Paulus dan Silas ketika Paulus dan Silas hendak memberi pengajaran tentang Kristus di kota Filipi (di benua Eropa). Awalnya, kota tersebut belum mengenal Kristus dan belum mendapatkan pengajaran tentang Kristen.[2] Ia tertarik dengan pengajaran yang diberikan oleh kedua rasul tersebut di sebuah rumah sembahyang Yahudi dan mendengarkannya dengan baik.[1] Pengajaran yang diberikan oleh Paulus membuatnya memilih untuk menjadi seorang Kristen.[1] Akhirnya, perempuan ini memutuskan untuk dibaptis beserta seisi rumahnya.[2] Setelah itu, ia memberi tumpangan kepada Paulus dan pengikutnya untuk tinggal semalam di rumahnya.[2] Ia adalah seorang Eropa pertama yang bertobat dan memberi diri dibaptis oleh pengajaran Paulus di wilayah Eropa, khususnya di kota Filipi.[1]

Catatan Alkitab

Kitab Kisah Para Rasul mencatat pertemuan pertama Paulus dan si penulis kitab (diyakini adalah Lukas) dengan Lidia sebagai berikut:

Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ; setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ. Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami, katanya: "Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku." Ia mendesak sampai kami menerimanya.[3]

Selanjutnya ketika Paulus mengusir roh keluar dari seorang hamba perempuan yang tadinya mempunyai roh tenung, maka rasul Paulus dan Silas dimasukkan penjara, tetapi keesokan siangnya mereka dilepaskan (setelah malamnya terjadi peristiwa gempa bumi yang berlanjut dengan pembaptisan kepala penjara beserta seisi rumahnya).[4]

Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 (Indonesia)Browning, W. R. F.2007.Kamus Alkitab: Panduan Dasar ke dalam, Kitab-kitab, Tema, Tempat, Tokoh, dan Istilah Alkitabiah.Jakarta: BPK Gunung Mulia
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris)Meyers, Carol.2000.Women in Scripture.Michigan: Eerdmans Publisihing Company
  3. ↑ Kisah Para Rasul 16:13–15
  4. ↑ Kisah Para Rasul 16:16–39
  5. ↑ Kisah Para Rasul 16:40
Yesus Kristus
Injil
Individu
Kelompok
Para rasul
Kisah Para Rasul
Orang Romawi dan
Keluarga Herodes
Injil
Kisah Para Rasul
Surat-surat
Wahyu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan