Rabu, 14 Oktober 2026
08:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Li Daoyuan

Bagikan:

Li Daoyuan (Hanzi sederhana:郦道元; Hanzi tradisional:酈道元; Pinyin:Lì Dàoyuán; 466 atau 472 di Zhuozhou, Hebei – 527) adalah seorang ahli geografi, penulis, dan politisi Tiongkok pada masa Wei Utara. Dia dikenal sebagai penulis "Shui Jing Zhu", sebuah karya monumental tentang geografi Tiongkok pada zaman kuno.[1]

Sebagai seorang pejabat, memungkinkan Li Daoyuan melakukan investigasi lapangan di berbagai tempat. Dia diketahui telah mengunjungi daerah-daerah seperti provinsi Henan, Shandong, Shanxi, dan Jiangsu.[2][3] Li menjelajahi sungai dan mengunjungi tempat-tempat menarik di Tiongkok, sekaligus untuk memeriksa dan mencatat adat istiadat, sejarah, cerita serta legenda penduduk lokal. Namun, karena terjadi perpecahan Dinasti Utara dan Selatan, beberapa wilayah tidak dapat dikunjunginya secara langsung, sehingga beberapa informasi merupakan kutipan dari karya-karya orang lain.

Pengetahuannya diperoleh dari studi tentang buku-buku geografis kuno seperti: "Shan Hai Jing" sebuah kitab di masa awal Dinasti Han Barat dan "Shui Jing" (水經) (yang sekarang sudah hilang), ditulis oleh Sang Qin pada Zaman Tiga Negara yang kemudian diulas oleh penulis Guo Pu pada masa Dinasti Jin.

Li memperluas isi kitab Shui Jing, dengan melakukan penelitian dan survei lapangan secara langsung. Kitab Shui Jing yang asli berisi informasi 127 sungai dan kanal di Tiongkok serta terdiri sekitar 10.000 aksara Han.[2] Sedangkan isi kitab Shui Jing Zhu karya Li Daoyuan hampir 10 kali lipat daripada kitab Shui Jing yang asli. Kitab Shui Jing Zhu berisi data 1.252 sungai termasuk kanal dan aliran sungainya di Tiongkok, dilengkapi pula dengan catatan sejarah, geografi, dan budaya daerahnya masing-masing. Kitab Shui Jing Zhu terdiri dari 300.000 aksara Han,[3] dan ahli geografi Jepang, profesor Geichiro Miura mengatakan bahwa Li Daoyuan adalah "ahli geografi terbesar di dunia pada Abad Pertengahan".[4]

Referensi

  1. ↑ Jing, Anning (2002). The Water God's Temple of the Guangsheng Monastery: Cosmic Function of Art, Ritual and Theater. BRILL. hlm. 108. ISBN 90-04-11925-6.
  2. 1 2 China Culture.org. "Li Daoyuan Diarsipkan 2008-12-03 di Wayback Machine".
  3. 1 2 China Culture.org. "Commentary on the Waterways Classic Diarsipkan 2008-08-20 di Wayback Machine".
  4. ↑ 日本地理學界的元老米倉二郎教授的一段話最具有代表性:「我認爲酈道元是中世紀世界上最偉大的地理學家。這個時期,在歐洲歷史上正是人們所說的黑暗時代,是不可能出現什麼地理學家的,所以這個時代的世界地理學家,非酈道元莫厲。(陳橋驛《酈學新論——水經注研究之三》序,1992年,山西人民出版社)
40px-WP-TranslationProject_TwoFlags.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailArtikel diterjemahkan dari halaman di en.wikipedia yang berjudul « Li Daoyuan ». 6 Februari 2020
40px-WP-TranslationProject_TwoFlags.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailArtikel diterjemahkan dari halaman di zh.wikipedia yang berjudul « 郦道元 ». 6 Februari 2020
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan