Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional. |
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Andalan postpil, Plan B, Postinor, Julie, Mirena, Plan B One-Step, Valenor, Liletta, dll |
| Nama lain | LNG; LNG-EC; d-Norgestrel; d(–)-Norgestrel; D-Norgestrel; WY-5104; SH-90999; NSC-744007; 18-Metilnoretisteron; 17α-Etinil-18-metil-19-nortestosteron; 17α-Etinl-18-metilestr-4-en-17β-ol-3-ona; 13β-Etil-17α-hidroksi-18,19-dinorpregn-4-en-20-in-3-ona |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a610021 |
| Kategori kehamilan | |
| Rute pemberian | Oral, plester transdermal, alat kontrasepsi dalam rahim, implan subkutan |
| Kelas obat | Progestogen (medication); Progestin |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | 95% (kisaran 85–100%)[4][5] |
| Pengikatan protein | 98% (50% menuju albumin serum manusia, 48% menuju SHBG[4] |
| Metabolisme | Hati (reduksi, hidroksilasi, biokonjugasi)[4][6] |
| Metabolit | • 5α-Dihidrolevonorgestrel[4] |
| Waktu paruh eliminasi | 24–32 hours[4] |
| Ekskresi | Urin: 20–67% feses: 21–34%[6] |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS |
|
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank |
|
| ChemSpider |
|
| UNII | |
| KEGG |
|
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.011.227 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C21H28O2 |
| Massa molar | 312,45 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Titik leleh | 235 hingga 237 °C (455 hingga 459 °F) |
| |
| |
| (verify) | |

Levonorgestrel atau dikenal dengan merk dagang postinor, postpil, dll, atau sering disebut juga morning after pill (secara harfiah berarti pil pagi hari setelahnya) adalah obat kontrasepsi darurat yang digunakan paling tidak 12 hingga 72 jam setelah hubungan seksual jika lupa menggunakan kontrasepsi, kegagalan alat kontrasepsi, atau pemerkosaan.
Namun bukan berarti pil ini alat untuk aborsi. Sebab cara kerjanya dengan membatalkan ovulasi, merangsang gerak endometrium, dan memperbesar viskositas tuba,[7] dengan arti tidak sempat terjadi janin sehingga tidak bisa dikategorikan aborsi. Jika kehamilan telah telanjur terjadi, meminum Levonorgestrel tidak bisa membatalkannya.
Di beberapa negara, obat ini dijual bebas. Sementara di Indonesia hanya boleh dibeli dengan resep dokter.
Dosis
Levonorgestrel tersedia dalam ukuran 0,75 miligram yang harus diminum dua kali. Dosis kedua diminum 12 jam setelah yang pertama.[8] Jika dosis kedua terlewat, maka bisa segera meminumnya tetapi dosis pertama tidak diulang meminumnya.
Di luar negeri tersedia Levonorgestrel dosis 1,5 miligram.
Levonorgestrel dalam Islam
Penggunaan konstrasepsi darurat masih menimbulkan debat dalam Islam, karena masih ada yang menganggapnya sebagai bentuk dari aborsi. Beberapa negara Islam melarang pil jenis ini, misalnya Uni Emirat Arab.[9]
Namun di Indonesia, klinik Muhammadiyah diberitakan pernah menyediakan Levonorgestrel[10]
Efek samping
Setelah mengkonsumsi Levonorgestrel, mungkin saja terjadi alergi, mual, muntah, sakit kepala, perdarahan, atau sakit di payudara.
Jika terasa sakit di perut bawah disertai perdarahan setelah mengkonsumsinya, ada kemungkinan terjadi kehamilan di luar rahim yang harus segera diperiksakan.
Karena tetap ada kemungkinan gagal, sebaiknya tetap gunakan test pack setelah beberapa hari hubungan walaupun telah meminum Levonorgestrel.
Obat ini tidak disarankan untuk penderita diabetes melitus, pernah mendapat serangan jantung, kanker payudara, liver, atau stroke. Ibu hamil tidak boleh meminum obat ini.
Obat ini hanya untuk penggunaan darurat, dengan arti tidak boleh digunakan terus menerus menggantikan kontrasepsi biasa.
Referensi
- 1 2 "Levonorgestrel Use During Pregnancy". Drugs.com. 23 Maret 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juli 2020. Diakses tanggal 29 Juni 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jaydess 13.5 mg intrauterine delivery system - Summary of Product Characteristics (SmPC)". (emc). 1 Juli 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 April 2021. Diakses tanggal 1 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Plan B One-Step- levonorgestrel tablet". DailyMed. 21 Desember 2022. Diakses tanggal 26 Desember 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 Kuhl H (Agustus 2005). "Pharmacology of estrogens and progestogens: influence of different routes of administration". Climacteric. 8 (Suppl 1): 3–63. doi:10.1080/13697130500148875. PMID 16112947. S2CID 24616324.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fotherby K (Agustus 1996). "Bioavailability of orally administered sex steroids used in oral contraception and hormone replacement therapy". Contraception. 54 (2): 59–69. doi:10.1016/0010-7824(96)00136-9. PMID 8842581.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Shoupe D, Haseltine FP (6 Desember 2012). Contraception. Springer Science & Business Media. hlm. 22–. ISBN 978-1-4612-2730-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Agustus 2021. Diakses tanggal 15 April 2018.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Postinor obat apa?. dari situs hellosehat
- ↑ Kontrasepsi Darurat (Kondar) dari situs Unhas
- ↑ UAE Doctors Call for End to Ban on Morning After Pill. dai situs thenational.ae
- ↑ Indonesua Gets Morning After Pills after Islamic Group Concedes to UM. dari situs lifesitenews
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|
Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |