Jumat, 09 Oktober 2026
16:56 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Erabu

Erabu

genus ular

Bagikan:
Erabu
250px-Laticauda_colubrina_%28Wakatobi%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erabu kuning, Laticauda colubrina
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Famili:
Subfamili:
Laticaudinae

Cope, 1879
Genus:
Laticauda

Laurenti, 1768
Sinonim

Pseudolaticauda

Artikel takson sembarang

Erabu adalah kelompok ular laut yang berwarna belang-belang yang mirip seperti welang. Ular ini juga disebut katang laut, dalam bahasa Inggris disebut Sea krait. Ular-ular ini hidup di perairan teritorial dekat pantai di seluruh perairan laut Indo-Australia dan bahkan agihannya mencapai Selandia Baru dan kemungkinan juga sampai ke Kepulauan Hawaii.[1] Di Indonesia, ular ini adalah ular laut yang sangat umum ditemui dan biasanya hidup di terumbu karang atau di dekat pantai. Terdapat sekitar 8 spesies.[2][3][4]

Kebiasaan

Ular-ular ini mungkin aktif pada malam hari. Erabu adalah satu-satunya kelompok ular laut yang bertelur. Mereka biasanya menuju pesisir pantai yang jauh dari manusia, naik ke darat, lalu mencari tempat untuk meletakkan telur-telurnya. Setelah bertelur, mereka kembali ke laut, dan membiarkan telur-telurnya menetas sendiri; sama seperti yang dilakukan oleh penyu.[5] Makanan ular-ular ini adalah ikan dan mungkin juga krustasea. Semua jenis erabu berbisa sangat kuat.[6][7]

Populasi di perairan Nusantara

Di Indonesia, jenis yang paling sering ditemui adalah Erabu kuning (Laticauda colubrina) dan Erabu biru (Laticauda laticaudata). Kedua jenis ini biasanya ditemukan di antara terumbu karang. Populasi terbanyak diketahui di sepanjang pantai barat Sumatra, Selat Malaka, perairan Kepulauan Riau, Laut Jawa, Selat Madura, seluruh perairan Bali dan Nusa Tenggara, Teluk Tomini, Bunaken, dan perairan Maluku.[8] [9][10]

Jenis-jenis

Sumber utama

  1. ↑ Activity Patterns of Yellow-Lipped Sea Kraits (Laticauda colubrina) on a Fijian Island.
  2. ↑ http://www.reptile-database.org
  3. ↑ Heatwole H, Busack S, Cogger H. (2005). Geographic variation in sea kraits of the Laticauda colubrina complex (Serpentes: Elapidae: Hydrophiinae: Laticaudini). Herpetological Monographs 19: 1-136.
  4. ↑ Cogger HG, Heatwole HF. (2006). Laticauda frontalis (de Vis, 1905) and Laticauda saintgironsi n.sp. from Vanuato and New Caledonia (Serpentes: Elapidae: Laticaudinae) – a new lineage of sea kraits? Records of the Australian Museum 58: 245-256.
  5. ↑ Notes du Centre d'études biologiques de Chizé (UPR1934 CNRS), CNRS DR15 - La Lettre de la Délégation n°202.
  6. ↑ "arkive.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-08. Diakses tanggal 2015-09-20.
  7. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-11. Diakses tanggal 2015-09-20.
  8. ↑ Ular Laut | RichOcean INDONESIA Blog
  9. ↑ SIDIK et. al. 2015
  10. ↑ Pulau Ular Laut di Bima

Bacaan lanjutan

  • Laurenti JN. 1768. Specimen medicum, exhibens synopsin reptilium emendatam cum experimentis circa venena et antidota reptilium austriacorum. Vienna: "Joan. Thom. Nob. de Trattnern". 214 pp. + Plates I-V. (Laticauda, new genus, p. 109). (in Latin).

Informasi lainnya

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan