Selasa, 27 Oktober 2026
20:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Lambang Lampung

Lambang Lampung

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Lambang Lampung
250px-Coat_of_arms_of_Lampung.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail
Digunakan sejak1972
MustakaSiger Emas.
PerisaiPayung berjari 17, ruas tepi 8, garis batas ruas, 19, dan 45 rumbai Emas, tangkai Putih, laduk dan payan saltire Putih, dengan gung di atasnya Emas. Perisai belakang triwarna hijau, coklat, biru per pale, dengan kemuncak Putih tulisan lampung Merah.
PenopangPadi 45 butir di kiri dan lada 17 daun dan 8 × 8 biji di kanan, semua warna alam.
KompartemenSatu Bumi Dua Tradisi (lampung) ditulis dalam aksara Lampung Putih.
Semboyansang bumi ruwa jurai (Satu Bumi Dua Tradisi) hitam di atas pita putih. Satu wilayah yang ditinggali oleh dua tradisi masyarakat adat yaitu Saibatin dan Pepadun.

Lambang Lampung terdiri dari lukisan padi dan lada yang merupakan simbol hasil bumi yang banyak dibudidaya di Lampung. Laduk dan payan berupa golok dan tombak adalah senjata tradisional masyarakat Lampung. Gong perlambang keagungan seni budaya asli. Siger sebagai lambang keagungan budaya. Payung adalah tempat masyarakat berlindung. Pada lambang, terdapat tulisan Sang Bumi Ruwai Jurai yang berarti satu bumi dua tradisi (ruwa dan jurai) yang terdapat pada masyarakat asli Lampung artinya Sang Bumi Lampung, yang juga memiliki dua tradisi yang mengkristal pada Adat yaitu Saibatin dan tradisi budaya Pepadun.[1][2]

Lampung artinya Sang Bumi Lampung. Sebuah Provinsi di bagian Selatan Sumatra, dengan ibu kota pusat pemerintahan Kota Bandar Lampung.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-27. Diakses tanggal 2021-10-27.
  2. ↑ Adi Gunawan. "Logo Provinsi Lampung Berbedaan Lama dan Baru". Kelampung.com. Diakses Tanggal 09 November 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan