Jumat, 09 Oktober 2026
03:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
La Pago

La Pago

Bagikan:
250px-Raiyani_Muharramah_Pria_suku_dani_DSC_5025.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang lelaki dari Suku Dani dengan dua buah taring babi yang menandakan bahwa ia seorang prajurit perang dan mengenakan perisai walimo.

La Pago atau Lano Pago[1] adalah sebuah wilayah adat yang terletak di Provinsi Papua Pegunungan, Indonesia. Wilayah adat La Pago meliputi Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Nduga, Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Tolikara, Yalimo, Pegunungan Bintang, dan Yahukimo.[2] Wilayah adat ini didiami oleh beberapa suku, yaitu Biksi, Dani, Eipo, Hubla, Kembra, Ketengban, Kimki, Kimyal, Kopkaka, Kosare, Lani, Lepki, Mek, Momuna, Murop, Murkim, Nduga, Ngalik, Ngalum, Nggem, Pyu, Taborta, Tofanma, Turu, Una-ukam, Walak, Yali, Yetfa, dan suku lainnya.[3] Kebanyakan pria dewasa di wilayah adat ini mengenakan koteka, sementara para perempuan mengenakan pakaian rok "wah" yang terbuat dari rumput ilalang.[4]

Sistem pemilu

Wilayah ini dikenal karena mempraktikkan sistem noken untuk pemilihan umum kepala daerah maupun nasional. Dalam sistem noken, sebuah suku bersepakat memilih satu saja pilihan bersama-sama dan suaranya dikumpulkan dalam tas khusus.[2]

Referensi

  1. ↑ Taufik Hidayat (2021). "Penyelesaian Konflik Papua Makin Rumit, Potensi Pelanggaran HAM Makin Tinggi". aceh.tribunnews.com. Diakses tanggal 18 Juli 2022.
  2. 1 2 Pamungkas 2017, hlm. 224.
  3. ↑ Szilzer, Peter J.; Clouse, Helja Heikkinen (1991). Index of Irian Jaya languages :a special publication of Irian :Peter J. Silzer, Helja Heikkinen Clouse. SIL and Universiy of Cenderawasih. Diakses tanggal 2024-12-15.
  4. ↑ "La Pago". Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua. Diarsipkan dari asli tanggal 10 April 2021. Diakses tanggal 11 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan