Kamis, 24 September 2026
20:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Kumarila Bhatta

Kumarila Bhatta

250px-Vedas.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kumarila Bhatta menafsirkan Veda sebagai sumber yang membebaskan pengetahuan

Kumarila Bhatta adalah seorang filsuf Hindu dan ilmuwan mimamsa dari Prayag (sekarang dikenal dengan nama Allahabad).[1] Bhatta menafsirkan Veda sebagai sumber yang membebaskan pengetahuan.[1] Seperti halnya Purva mimamsa, Veda dianggap memiliki kekuatan untuk membebaskan.[1]

Menurut Kumarila dalam tulisannya yang berjudul varttika, Veda bukan ciptaan manusia.[2] Tidak ada manusia yang dianggap menjadi penulis veda dan tidak ada seorang pun yang mengingat siapa yang menulisnya.[2] Vedas juga bukan ciptaan dewa.[2] Kumarila menganggap tidak perlu untuk mengungkapkan eksistensi dewa karena veda adalah abadi; suatu kitab yang abadi tidak membutuhkan penulis atau asal lainnya.[2] Alam semesta juga abadi, oleh karena itu tidak membutuhkan dewa sebagai pencipta atau asal dari segala sesuatu.[2] Kumarila bersama dengan purva Mimamsa mengembangkan suatu metode untuk menafsirkan veda.[1] Menurut mereka,yang terdapat dalam Veda utamanya adalah Brahmanas bukan Upanishads, seperti yang diajarkan dalam vedanta.[1] Kumarila juga menganggap praktik agama sannyasa tidak ada.[1]


Karya-Karya Penting

Kumarila Bhatta juga menulis berbagai tulisan penting bagi umat Hindhu, tulisan-tulisan penting yang ditulis dalam bahasa asli antara lain:[1]

1. Shlokavartika

2. Tantravartika

3. Tuptika


Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ian P. McGreal. Great Thinkers of The Eastern World.1995. New York: Harper Collins Publisher. hal. 198, 200
  2. 1 2 3 4 5 A ready reference to philosophy East and West Bales, Eugene (1987). A ready reference to philosophy East and West. University Press of America. hlm. 198.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan