Kamis, 22 Oktober 2026
12:08 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Wihara Mahabodhi

Wihara Mahabodhi

bangunan kuil di India

Bagikan:
Boudhanath
बौद्धनाथ
250px-Mahabodhitemple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wihara Mahabodhi
Agama
AfiliasiBuddhisme
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Wihara_Mahabodhi&revid=29894587&groups=_44c63c9c896f994a8c885813d2e3ffb3de014dae&parser=parsoid
Peta interaktif Wihara Mahabodhi
LokasiBodh Gaya, Bihar, India
Koordinat24°41′46″N 84°59′29″E / 24.696004°N 84.991358°E / 24.696004; 84.991358
Arsitektur
TipeWihara
Nama resmi: Kompleks Wihara Mahabodhi di Bodh Gaya
JenisKultural
Kriteria(i)(ii)(iii)(iv)(vi)
Ditetapkan2002(sesi) ke-26
Nomor referensi1056
Negara India

Wihara Mahābodhi (महाबोधि विहार) atau Mahābodhi Vihāra (arti harfiah: "Wihara Kecerahan Agung") , sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, adalah sebuah wihara di Bodh Gaya, menandai tempat di mana Buddha disebut telah mencapai kecerahan.[1] Bodh Gaya (terletak di Distrik Gaya) terletak sekitar 96 km (60 mi) dari Patna, negara bagian Bihar, India.

Arca-arca yang ada di tempat ini mencakup Avalokiteśvara (Padmapani, Khasarpana), Vajrapani, Tara, Marichi, Yamantaka, Jambhala, dan Vajravārāhī.[2] Arca-arca dari Wisnu, Siwa, Surya, dan dewa-dewi Weda lainnya juga disertakan dalam tempat ini.[2]

Di tempat ini terdapat satu pohon yang merupakan turunan dari Pohon Bodhi di mana Buddha mencapai kecerahan.

Buddha

250px-Worshipper_at_Mahabodhi_Temple_Bodh_Gaya_India.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang umat Buddha memanjatkan doa kepada Buddha di wihara

Cerita tradisional mengatakan bahwa sekitar tahun 589 SM, Siddhartha Gautama, seorang pangeran muda yang melihat penderitaan dari dunia dan ingin mengakhirinya, mencapai pinggir sungai Phalgu yang berhutan, dekat kota Gaya, India. Di sana dia duduk bermeditasi di bawah pohon Ficus religiosa yang kemudian dikenal sebagai pohon Bodhi. Menurut kitab Buddhis, setelah tiga hari tiga malam, Siddharta mencapai pencerahan dan jawaban yang telah dicarinya. Di lokasi itu, Wihara Mahabodhi dibangun oleh Kaisar Asoka pada sekitar tahun 260 SM.[3]

Referensi

  1. ↑ "World Heritage Day: Five must-visit sites in India". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-08-14. Diakses tanggal 2016-12-01.
  2. 1 2 Geary, David; Sayers, Matthew R.; Amar, Abhishek Singh (2012). Cross-disciplinary perspectives on a contested Buddhist site : Bodh Gaya jataka. London: Routledge. hlm. 29–40. ISBN 978-0-415-68452-1.
  3. ↑ "Mahabodhi Temple Complex at Bodh Gaya". UNESCO. Diakses tanggal 6 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan