Kamis, 24 September 2026
02:34 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kuaci

Kuaci

cemilan biji panggang

250px-Pumpkin_Seeds.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuaci
250px-Sunflowers_seeds_food.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuaci biji bunga matahari

Kuaci (Hanzi: 瓜籽 guā zǐ, biji labu) atau Kwaci adalah camilan berupa biji semangka, biji waluh, atau biji bunga matahari yang dikeringkan dan diasinkan. Proses penyangraian memberikan aroma sedap, dan penambahan garam memberikan rasa gurih dan meningkatkan daya awet.[1] Penambah cita rasa dan aroma yang sering dipakai dalam pembuatan kuaci adalah daun pandan, batang serai, kayu manis, kincam, dan pekak.[2]

Kandungan gizi kuaci bergantung kepada bahan baku. Kuaci biji bunga matahari berwarna kehitaman, dan banyak mengandung vitamin B kompleks, vitamin B6, dan vitamin E.[3] Komponen paling dominan pada minyak biji bunga matahari adalah asam lemak tak jenuh (88%), antara 44% hingga 72% adalah asam linoleat. Kadar protein kuaci semangka dan biji bunga matahari masing-masing 28,3 g/100 g dan 22,8 g/100 g.[1] Kadar lemak pada kuaci biji semangka 47,4 g/100 g dan biji bunga matahari 49,6 g/100 g.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Astawan, Prof. Dr. Ir. Made (2009). Sehat Dengan Hidangan Kacang Dan Biji-bijian. Jakarta: Niaga Swadaya. hlm. 161. ISBN 9790023669.
  2. Suprapti, Ir. M. Lies (2005). Teknologi Pengolahan Pangan Kuaci Manisan Buah Waluh. Yogyakarta: Kanisius. hlm. 29. ISBN 9792104275.
  3. "Keajaiban biji kuaci". Femina. Diakses tanggal 2013-05-31.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan