Senin, 12 Oktober 2026
15:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Kotak-S

komponen dasar yang melakukan pertukaran (substitusi) dalam algoritme kunci simetris

Bagikan:

Dalam kriptografi, kotak-S (kotak substitusi) adalah komponen dasar yang melakukan pertukaran (substitusi) nilai dalam kriptografi kunci simetris. Dalam penyandian blok, kotak ini biasa dipakai untuk menyembunyikan hubungan antara kunci dan teks tersandi (prinsip pengacakan Shannon).

Secara umum, kotak-S menerima beberapa bit masukan, m, dan mengubahnya ke beberapa bit keluaran, n, dengan catatan bahwa n tidak harus sama dengan m.[1] Kotak-S berukuran m × n dapat diimplementasikan sebagai tabel pencarian. Tabel tetapan (konstan) biasa dipakai, seperti Standar Enkripsi Data (DES), tetapi juga bisa dibuat secara dinamis sesuai kunci, seperti Blowfish dan Twofish.

Salah satu contoh tabel tetapan adalah kotak-S DES (S5) yang memetakan masukan 6 bit ke keluaran 4 bit sebagai berikut.

S5Empat bit tengah
0000000100100011010001010110011110001001101010111100110111101111
Bit-bit terluar 00 0010110001000001011110101011011010000101001111111101000011101001
01 1110101100101100010001111101000101010000111110100011100110000110
10 0100001000011011101011010111100011111001110001010110001100001110
11 1011100011000111000111100010110101101111000010011010010001010011

Bila diberikan masukan 6 bit, keluaran 4 bit ditemukan dengan memilih baris dari bit-bit terluar (bit pertama dan terakhir) dan memilih kolom dari empat bit tengah. Misalnya, 011011 memiliki bit-bit terluar 01 dan empat bit tengah 1101 sehingga keluarannya adalah 1001.[2]

Delapan kotak-S DES telah menjadi subjek penelitian selama bertahun-tahun karena kekhawatiran tentang keberadaan pintu belakang, yaitu celah yang hanya diketahui oleh pembuatnya. Kriteria desain kotak-S akhirnya dipublikasikan (Coppersmith, 1994) setelah penemuan analisis kriptografi diferensial yang menunjukkan bahwa kotak-S tersebut telah diatur untuk meningkatkan kekebalan khusus terhadap serangan ini. Biham dan Shamir menemukan bahwa perubahan kecil terhadap kotak-S dapat melemahkan DES secara signifikan.[3]

Kotak-S yang kombinasi linear bit keluarannya dihasilkan dari fungsi bengkok dari bit masukan disebut kotak-S sempurna.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Chandrasekaran, J.; et al. (2011). "A Chaos Based Approach for Improving Non Linearity in the S-box Design of Symmetric Key Cryptosystems". Dalam Meghanathan, N.; et al. (ed.). Advances in Networks and Communications: First International Conference on Computer Science and Information Technology, CCSIT 2011, Bangalore, India, January 2-4, 2011. Proceedings, Part 2. Springer. hlm. 516. ISBN 978-3-6421-7877-1.
  2. ↑ Buchmann, Johannes A. (2001). "5. DES". Introduction to cryptography (Edisi Corr. 2. print.). New York: Springer. hlm. 119–120. ISBN 978-0-3879-5034-1.
  3. ↑ "Gargiulo's S-box Modifications and Their Effect in DES-like Encryption Systems". Diarsipkan dari asli tanggal 20 Mei 2012.
  4. ↑ "RFC 4086: Randomness Requirements for Security". 5.3. "Using S-Boxes for Mixing".

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Algoritme umum
Algoritme kurang umum
Algoritme lainnya
Desain
Penyerangan
(analisis kriptografi)
Standardisasi
Peralatan/perkakas
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan