Jumat, 30 Oktober 2026
04:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Konsonan bibir

Bagikan:
40px-Kurung_siku.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI).Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan.Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan ⟨ ⟩, Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Konsonan bibir adalah konsonan yang dihasilkan dengan bibir menjadi artikulator aktif. Dua konsonan bibir yang umum digunakan adalah konsonan dwibibir, yang diartikulasikan dengan kedua belah bibir, dan Konsonan bibir-gigi, yang diartikulasikan dengan bibir bawah menyentuh gigi atas. kedua jenis konsonan tersebut juga digunakan dalam bahasa Indonesia. Jenis konsonan bibir lainnya adalah konsonan gigi-bibir, yang diartikulasikan dengan bibir atas menyentuh gigi bawah (kebalikan dari konsonan bibir-gigi), yang umumnya ditemui pada seseorang yang memiliki gangguan bicara. konsonan bibir-lidah tidak termasuk dalam konsonan bibir (yaitu konsonan yang diartikulaskan dengan ujung lidah menyentuh bibir atas), sehingga konsonan tersebut termasuk pada konsonan lidah tengah.

Cara artikulasi paling umum dalam konsonan bibir adalah Konsonan sengau dan Konsonan letup. Konsonan [m], [p], dan [b]) adalah konsonan bibir sedangkan konsonan [f] dan [v] adalah konsonan bibir-gigi. Konsonan geser dwibibir nirsuara, konsonan geser dwibibir bersuara, dan konsonan bibir hampiran adalah konsonan yang tidak ditemui dalam bahasa Indonesia, tetapi ditemui dalam banyak bahasa lainnya. Misalnya, dalam bahasa Spanyol, huruf yang ditulis b atau v di antara vokal akan diucapkan sebagai konsonan hampirann bibir bersuara.

Pembulatan bibir, atau pembibiran, adalah fitur artikulasi sekunder yang mirip dengan konsonan hampiran. Konsonan /w/ dalam bahasa Indonesia diucapkan sebagai Konsonan bibir langit-langit belakang, yang mirip tetapi berbeda konsonan hampiran dwibibir [β̞]. Dalam bahasa-bahasa kaukasia, pembibiran konsonan akar lidah (misalnya konsonan /kʷ/ dan /qʷ/) adalah konsonan yang umum ditemui dalam bahasa tersebut.

Hanya sedikit bahasa yang membedakan pengucapan konsonan dwibibir dan konsonan bibir-gigi.

Bahasa yang tidak memiliki konsonan bibir

Meskipun banyak bahasa di dunia memiliki konsonan bibir, ada beberapa bahasa yang tidak memilikinya. Misalnya bahasa Tlingit, Eyak (termasuk bahasa Na-Dené), Wichita (Caddoan), dan bahasa-bahasa Iroquoia kecuali Cherokee.

Banyak di antara bahasa-bahasa tersebut juga kadang-kadang ditranskripsikan dengan konsonan /w/ dan pembibiran. Namun, transkripsi tersebut juga tidak sepenuhnya pasti mengenai pengucapan. Dalam bahasa-bahasa Iroquoia, misalnya, konsonan /w/ hanya diucapkan dengan sedikit gerakan bibir. Lihat juga Bahasa Tillamook yang memiliki konsonan serta vokal yang "dibulatkan" yang sebenarnya fonem-fonem tersebut sama sekali tidak memiliki pembulatan. Bahasa-bahasa tersebut memiliki konsonan bibir karena pengaruh bahasa Inggris.

Lihat pula

Referensi

Topik-topik IPA
IPA
Topik khusus
Pengekodan karakter
Konsonan tekanan paru-paru
Daerah → Bibir Lidah tengah akar lidah Laring
Cara ↓ Dwibibir Bibir
gigi
Lidah ­bibir Gigi Rongga­gigi Pasca­ronggi Tarik­ bel. Ronggi­lidah Lelangit Lelangit­lunak Tekak Katup
nafas
hulu
ker.
Celah suara
Sengau m̥ m ɱ n̼ n̥ n ɳ̊ ɳ ɲ̊ ɲ ŋ̊ ŋ ɴ
Letup p b p̪ b̪ t̼ d̼ t d ʈ ɖ c ɟ k ɡ q ɢ ʡ ʔ
Gesek desis ts dz t̠ʃ d̠ʒ ʈʂ ɖʐ tɕ dʑ
Gesek tak desis pɸ bβ p̪f b̪v t̪θ d̪ð tɹ̝̊ dɹ̝ t̠ɹ̠̊˔ d̠ɹ̠˔ cç ɟʝ kx ɡɣ qχ ɢʁ ʡʢ ʔh
Geseran desis s z ʃ ʒ ʂ ʐ ɕ ʑ
Geseran tak desis ɸ β f v θ̼ ð̼ θ ð θ̠ ð̠ ɹ̠̊˔ ɹ̠˔ ɻ˔ ç ʝ x ɣ χ ʁ ʜ ʢ ħ ʕ h ɦ
Hampiran ʋ ɹ ɻ j ɰ ʔ̞
Kepakan ⱱ̟ ⱱ ɾ̼ ɾ̥ ɾ ɽ̊ ɽ ɢ̆ ʡ̆
Getar ʙ̥ ʙ r̥ r ɽ̊r̥ ɽr ʀ̥ ʀ ʜ ʢ
Konsonan gesek sisi tɬ dɮ ʈɭ̊˔ ɖɭ˔ cʎ̝̊ ɟʎ̝ kʟ̝̊ ɡʟ̝
Geseran sisi ɬ ɮ ɭ̊˔ ɭ˔ ʎ̝̊ ʎ̝ ʟ̝̊ ʟ̝
Hampiran sisi l ɭ ʎ ʟ ʟ̠
Kepakan sisi ɺ̥ ɺ ɭ̥̆ ɭ̆ ʎ̆ ʟ̆

Dalam satu sel tabel, simbol-simbol di sebelah kanan adalah bersuara, di sebelah kiri adalah tidak bersuara atau nirsuara. Petak-petak yang digelapkan menandakan penyebutan yang dianggap mustahil.

Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan