Senin, 28 September 2026
19:38 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Koniina

Koniina

senyawa kimia

Koniin
Coniine
Coniine
Nama
Nama IUPAC
(2S)-2-propylpiperidine
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1/C8H17N/c1-2-5-8-6-3-4-7-9-8/h8-9H,2-7H2,1H3/t8-/m0/s1
    Key: NDNUANOUGZGEPO-QMMMGPOBBO
  • N1[C@@H](CCC)CCCC1
Sifat
C8H17N
Massa molar 127.227 g/mol
Titik lebur −2 °C (28 °F; 271 K)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Koniin adalah sejenis alkaloid yang berasal dari tanaman Poison Hemlock (Conium maculatum) dan bersifat beracun [1] Selain koniin, terdapat senyawa alkaloid beracun γ-coniceine pada tanaman tersebut, hanya saja koniin delapan kali lebih beracun daripada γ-coniceine.[1] Profil alkaloid pada C. maculatum berubah-ubah sepanjang tahun tergantung dari variasi intensitas cahaya dan kelembapan.[1]> Koniin mendominasi pada saat musim panas yang kering dan banyak cahayanya, sementara pada saat musim hujan, kadar koniin dan γ-coniceine kandungannya mirip.[1] Kandungan tertingginya umum ditemukan pada buah yang matang.[1] Efek beracunnya akan timbul saat tanaman atau biji tercerna.[1] Gejala keracunannya sama pada semua binatang dan meiputi pelemahan otot, kurangnya koordinasai, bergetar, perbesaran pupil, dan produksi saliva secara berlebihan.[1] Pada konsentasi yang mematikan, koniin dapat melumpuhkan otot pernapasan.[1] Koniin dapat terakumulasi pada daging dan susu dari binatang yang mengonsumsi C. maculatum sehingga manusia yang mengonsumsinya dapat terkena keracunan yang bisa berujung menjadi gagal ginjal.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Crozier A, Clifford MN, Ashihara H. 2006. Plant Secondary Metabolites: Occurrence, Structure and Role in the Human Diet. Oxfod: Blackwell Publishing. Hal 129-130. ISBN 978-1-4051-2509-3
  2. ↑ (Inggris) Frank, A.A., Reed, W.M. (1990) Comparative toxicity of coniine, an alkaloid of Conium maculatum (poison hemlock), in chickens, quails, and turkeys. Avian Dis 34:433–437.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan