Jumat, 09 Oktober 2026
20:54 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Konghou

Konghou

Bagikan:
250px-Konghou.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konghou

Konghou (箜篌; disebut juga dengan nama Kanhou)[1] adalah alat musik petik yang juga merupakan harpa Cina kuno.[1][2][3] Alat musik ini telah punah pada masa Dinasti Ming karena tidak menarik untuk masyarakat zaman itu.[2] Tapi kemudian Konghou di perbaharui dan dibuat kembali abad 20, tepatnya tahun 1980an dan di namai Yanzhu Konghou, dimainkan sama seperti Konghou yang dimainkan secara tegak.[3] Konghou modern berbeda sama sekali dengan Konghou kuno.[3]

Konghou memiliki tiga macam jenis Konghou kuni, yaitu dimainkan secara mendatar (dinamai Wo-Konghou),[3] dimainkan secara tegak (dinamai Shu-Konghou)[3] dan Konghou dengan kepala Phoenix.[1][2] Wo-Konghou pertama muncul di catatan sejarah zaman Zaman Musim Semi dan Gugur (770–476 SM) dan diadaptasi dari siter Persia.[2][3] Sedangkan Shu-Konghou muncul pada Dinasti Han Timur (25-220 M).[2][3] Yang terakhir, Konghou dengan kepala Phoenix di perkenalkan dari India pada Dinasti Jin Timur(317-420 M).[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 (Inggris) Konghou Diarsipkan 2010-04-20 di Wayback Machine, Cultural China. Diakses pada 1 Juni 2010.
  2. 1 2 3 4 5 Lim SK. (2008). Origins of Chinese Music. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Hal.90
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Konghou(箜篌) Diarsipkan 2016-03-10 di Wayback Machine, Cultural China. Diakses pada 1 Juni 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan