Jumat, 30 Oktober 2026
04:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Konflik Karen

konflik bersenjata di Myanmar tenggara

Bagikan:
Konflik Karen
Bagian dari Konflik internal di Myanmar
Tanggal1949–sekarang
Lokasi
Hasil Gencatan senjata pada tahun 2012
Pihak yang terlibat

Myanmar Myanmar

Sebelumnya:

Uni Nasional Karen

DKBA-5
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Myanmar Thein Sein
(Presiden Myanmar)
Myanmar Min Aung Hlaing
(panglima tertinggi)
Myanmar Wai Lwin
(Menteri Pertahanan)

Mantan komandan:

Saw Mutu Say Poe (sejak tahun 2008)
Saw Tamlabaw (2000–2008)
Bo Mya (1976–2000)
Saw Ba U Gyi (1949–1950)

Bo Nat Khann Mway
Kekuatan

30.000

43.000 (1951)[1]

6.000-7.000[2]

  • 4.000+ (1951)[1]
1.500[3]
Korban jiwa dan kerugian
Tidak diketahui Tidak diketahui
Lebih dari 200.000 warga menjadi pengungsi internal

Konflik Karen adalah konflik bersenjata yang meletus di Myanmar (Burma) dan dikenal sebagai 'perang saudara terpanjang di dunia'.[4] Gerakan nasionalis Karen telah berupaya untuk memperoleh otonomi atau kemerdekaan dari Myanmar[5] semenjak tahun 1949. Konflik ini berlangsung antara Uni Nasional Karen (bahasa Burma:ကရင် အမျိုးသား အစည်းအရုံး) dengan angkatan bersenjatanya Pasukan Pembebasan Nasional Karen melawan Tatmadaw Myanmar.

Akibat konflik ini, ratusan ribu orang Karen menjadi pengungsi internal, dan banyak pula orang Karen yang melarikan diri ke Thailand.[6]

Catatan kaki

  1. 1 2 Richard, hlm. 88
  2. ↑ Burma center for Ethnic Studies, Jan. 2012, "Briefing Paper No. 1" http://www.burmalibrary.org/docs13/BCES-BP-01-ceasefires(en).pdf
  3. ↑ Myanmar Peace Monitor: Stakeholders - DKBA-5
  4. ↑ Callahan M.P., Making Enemies. War and Statebuilding in Burma. Cornell University Press (Ithaca/London, 2013)
  5. ↑ South, A., "Burma’s Longest war. Anatomy of the Karen conflict." Transnational Institute and Burma Center Netherlands: Amsterdam, 2011, hlm. 6
  6. ↑ South, Burma’s Longest war. p. 10 and Shirley L. Worland, "Displaced and misplaced or just displaced: Christian Displaced Karen Identity after Sixty Years of War in Burma" PhD. Philosophy at The University of Queensland, March 2010, hlm. 23

Bacaan lanjut

  • Charney, Michael W., A History of Modern Burma. Cambridge University Press, 2009.
  • Falla, J., True Love and Bartholomew: Rebels on the Burmese Border. Cambridge University Press: New York, 1991.
  • Fredholm, M., Burma: Ethnicity and Insurgency. Praeger: Westport,1993.
  • Holliday, I., Burma Redux: Global Justice and the Quest for Political reform in Myanmar. Columbia University Press: New York, 2011.
  • Hlaing, Kyaw Yin, Prisms on the Golden Pagoda. Perspectives on national reconciliation in Myanmar. National University of Singapore Press: Singapore, 2014.
  • Keyes, Charles F. (ed), Ethnic Adaptation and Identity: The Karen on the Thai Frontier with Burma. Institute for the Study of Human Issues: Philadelphia, 1979.
  • Keyes, Charles F., The Golden Peninsula: Culture and Adaptation in Mainland Southeast Asia. University of Hawaii Press: Honolulu, 1995.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan