Senin, 19 Oktober 2026
07:42 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kompleks imun

Kompleks imun

molekul yang dibentuk oleh pengikatan antibodi dan antigen terlarut.

Bagikan:
Immune22.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Kompleks imun

Kompleks imun atau disebut juga kompleks antigen-antibodi merupakan molekul yang dibentuk oleh pengikatan antibodi dan antigen terlarut.[1] Ikatan antigen-antibodi sekarang bersifat satu kesatuan dan secara efektif bertindak sebagai antigen yang memiliki epitop sendiri. Setelah reaksi antigen-antibodi, kompleks imun dapat direspon oleh berbagai proses, seperti deposisi sistem komplemen, opsonisasi,[2] fagositosis, atau diolah oleh protease. Sel darah merah yang memiliki reseptor CR1 dapat mengikat protein komplemen C3b pada permukaan kompleks imun dan membawanya ke fagosit utamanya di dalam hati dan limpa, dan kembali ke sirkulasi umum.

Pada beberapa kondisi, kompleks imun dapat terus terbawa di dalam sirkulasi darah dan mengendap pada jaringan seperti ginjal, paru, kulit, sendi dan pembuluh darah, dan menyebabkan peradangan, seperti vaskulitis. Tempat terjadinya pengendapan sepertinya tergantung dari jenis antigen dan antibodi yang mengikatnya.

Pada klasifikasi Gell-Coombs, kompleks imun adalah aktivator hipersensitivitas tipe III.[3] Hipersensitivitas berkembang menjadi tingkat penyakit menghasilkan apa yang disebut penyakit kompleks imun.

Deposisi kompleks imun adalah fitur yang menonjol dari beberapa penyakit autoimun termasuk Lupus eritematosus sistemik, siroglobulinemia, artritis reumatoid, skleroderma, dan Sindrom Sjögren.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Cush, John; Kavanaugh, Arthur; Stein, Charles (2005). Rheumatology: Diagnosis and Therapeutics. Lippincott Williams & Wilkins. hlm. 78. ISBN 9780781757324. Diakses tanggal 24 Desember 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Goldsby, Richard (2002). Immunology. Macmillan. hlm. 381. ISBN 9780716749479.
  3. ↑ Barret, James (1980). Basic Immunology and its Medical Application (Edisi 2). St.Louis: The C.V. Mosby Company. ISBN 0-8016-0495-8.
  4. ↑ Lawley, Thomas; Moustopoulos, Haralampos (1979). "Demonstration of Circulating Immune Complexes in Sjögren's Syndrome". Journal of Immunology. 123 (3). The American Association of Immunologists: 1382–7. PMID 469255.
  5. ↑ Wallace, Daniel, ed. (2004). The New Sjogren's Syndrome Handbook. Oxford University Press. hlm. 68. ISBN 9780198038481.{{cite book}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan