Minggu, 04 Oktober 2026
19:30 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Komlopteris

Komlopteris

Bagikan:

Komlopteris adalah genus pakis biji yang sudah punah yang mungkin memiliki sifat yang mewarisi Corystospermaceae. Fosil ditemukan dalam rentang Trias hingga Eosen Awal (Ypresium), menjadikannya pakis biji termuda dalam catatan fosil.[1]

Komlopteris Suntingan nilai di Wikidata
Periode Trias Akhir ke Eosen
Rhaetium - Ypresium
250px-Komlopteris_cenozoicus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesimen-spesimen Komlopteris cenozoicus
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Komposisi genom virus ICTVLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Penemu atau penciptaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PenyakitLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Pewarnaan GramLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PloidiLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jumlah genomLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Diserbuki olehLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Adalah penyerbuk dariLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Warna bungaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jenis buahLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Status konservasi
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Taksonomi
KerajaanPlantae
KelasPteridospermatophyta
OrdoPteridospermales
FamiliCorystospermaceae
GenusKomlopteris Suntingan nilai di Wikidata
Tata nama
Status nomenklaturLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Ejaan asliLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Dinamakan berdasarkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
BasionimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim takson
  • Alicurana Herbst and Gnaedinger, 2002
Gender of a scientific name of a genus (en) TerjemahkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProtonimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
  • K. nordenskioeldii
  • K. rotundata
  • K. speciosa
  • K. distinctiva
  • K. cenozoicus
  • K. victoriensis
  • K. indica
  • K. tiruchirapalliense
  • K. purlawaughensis
  • K. khatangiensis
  • K. constricta
  • K. artabeae
  • K. nestarensis
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EndemikLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Artikel takson sembarang

Morfologi

250px-Komlopteris_leaves.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siluet spesies-spesies Komlopteris.(1) K. cenozoicus (2) K. victoriensis (3) K. boolensis (4) K. indica (5) K. tiruchirapalliense (6) K. khatangiensis (7) K. purlawaughensis (8) K. constricta (9-10) K. artabeae (11) K. nestarensis skala bilah = 10 mm

Ekologi

Spesies-spesies Komlopteris di Gondwana sering dikaitkan dengan habitat hutan beriklim sedang yang dikuasai pakis dan lembap. Penemuan dedaunan Komlopteris dalam lapisan tikar daun tunggal menunjukkan setidaknya beberapa spesies merupakan tumbuhan peluruh.[1]

Afinitas

Komlopteris tidak diketahui mewarisi organ-organ reproduktif secara keseluruhan, juga ovulasi dan serbuk sari yang diketahui mirip Corystospermaceae.[1] Struktur daunnya hampir menyerupai Dicroidium. Beberapa penerbit menyarankan organ ovulasi reproduktif Sacculotheca berasal dari zaman Jura di Hungaria, juga memiliki kemiripan pola stomata dengan Komlopteris.[1] Sacculotheca sangat berbeda secara morfologi dari organ reproduksi Corystospermaceae yang khas seperti Umkomasia, yang berarti jika benar-benar ada hubungannya dengan Komlopteris, maka akan meragukan afinitas corystosperma.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Slodownik, Miriam; Hill, Robert S.; McLoughlin, Stephen (Oktober 2023). "Komlopteris: A persistent lineage of post-Triassic corystosperms in Gondwana". Review of Palaeobotany and Palynology (dalam bahasa Inggris). 317: 104950. doi:10.1016/j.revpalbo.2023.104950.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ Barbacka, Maria; Bóka, Károly (November 2014). "Ovule-containing cupules belonging to the Early Jurassic pteridosperm, Komlopteris nordenskioeldii (Nathorst) Barbacka". Review of Palaeobotany and Palynology (dalam bahasa Inggris). 210: 102–112. doi:10.1016/j.revpalbo.2014.08.003.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan