Minggu, 04 Oktober 2026
23:08 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Komet Hartley

Komet Hartley

Bagikan:
103P/Hartley
250px-Comet_Hartley_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Komet Hartley 2 diambil oleh wahana antariksa EPOXI pada 4 November 2010
Penemuan
Ditemukan oleh:Malcolm Hartley
Ditemukan tanggal:15 Maret 1986
Nama lain:103P/Hartley, Hartley 2
Karakteristik orbit A
Aphelion:5,884 AU
Perihelion:1,059 AU
Sumbu semi-mayor:3,471 AU
Eksentrisitas orbit:0,694
Periode orbit:6,46 tahun
Inklinasi:13,62°

Komet Hartley atau dikenal secara resmi sebagai 103P/Hartley adalah komet periodik yang ditemukan oleh astronom asal Australia, Malcolm Hartley, pada tanggal 15 Maret 1986. Komet ini termasuk dalam keluarga komet Jupiter, dengan periode orbit sekitar 6,5 tahun.[1]

Penemuan dan Orbit

Hartley 2 ditemukan menggunakan teleskop Schmidt di Siding Spring Observatory, Australia. Komet ini memiliki orbit elips yang membawanya melintasi orbit Bumi, dan dipengaruhi secara signifikan oleh tarikan gravitasi Jupiter.[2]

Misi dan Observasi

Pada tahun 2010, wahana antariksa NASA yang dikenal sebagai EPOXI (modifikasi dari misi Deep Impact) melakukan pendekatan terdekat terhadap Komet Hartley 2. Wahana tersebut berhasil terbang melewati komet dengan jarak sekitar 700 km dan mengambil gambar-gambar resolusi tinggi dari inti komet.

Data dari misi tersebut mengungkap bahwa inti komet berbentuk seperti dumbel (barbel) dan panjangnya sekitar 2,2 kilometer. Terlihat pula pancaran gas aktif yang keluar dari kedua ujungnya, yang diperkirakan berasal dari es karbon dioksida yang langsung menyublim.[3]

Karakteristik

Komet Hartley memiliki periode pendek dan aktivitas yang tidak biasa, terutama karena pengaruh es CO2 yang menyebabkan semburan jet dari inti. Observasi menunjukkan bahwa aktivitas tersebut tidak merata dan lebih kuat di wilayah tertentu.

Penampakan Terakhir

Hartley 2 terakhir kali mencapai perihelion pada 12 Oktober 2017, dan diperkirakan akan kembali mendekati Matahari pada akhir Oktober 2029.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "JPL Small-Body Database Browser: 103P/Hartley". NASA Jet Propulsion Laboratory. Diakses tanggal 5 Juni 2025.
  2. ↑ Levy, David H. (1994). The Quest for Comets. Plenum Press. hlm. 212.
  3. ↑ A’Hearn, M. F.; Belton, M. J. S.; Delamere, W. A.; Kissel, J. (2011). "EPOXI at Comet Hartley 2". Science. 332 (6036): 1396–1400.
  4. ↑ "103P/Hartley Orbit Diagram". NASA JPL. Diakses tanggal 5 Juni 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan