Kamis, 01 Oktober 2026
08:40 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Klan Tang

keluarga bela diri fiksi

Bagikan:

Klan Tang (Hanzi:唐門) adalah sebuah keluarga fiksi dalam novel wuxia, yang sering muncul dalam karya penulis terkenal seperti Gu Long. Klan ini berlokasi di Sichuan. Mereka dikenal pandai menggunakan racun dan senjata tersembunyi.

Sejarah

Pengarang wuxia yang pertama kali memperkenalkan konsep Klan Tang nampaknya adalah Gong Baiyu, seorang pengarang wuxia di sekitaran periode tahun 1900-an awal. Gong Baiyu menyebut Klan Tang pertama kali di novelnya yang berjudul Dua Belas Anak Panah Emas.[1]

Klan Tang juga muncul pada novel-novel karangan Liang Yusheng, salah satunya dalam seri Tianshan pada judul Wanita Gagah Perkasa,[2] 7 Pendekar Thian San,[3] dan 3 Dara Pendekar[4] tahun 1950-an.

Kemudian, Klan Tang eksis di seri novel Shenzhou Qixia karangan Wen Rui An.[5] Dalam seri tersebut Klan Tang dikisahkan dibagi menjadi tiga kategori keahlian, yakni senjata tersembunyi, bubuk mesiu, dan racun. Klan Tang juga disebut sebagai salah satu dari 13 perguruan silat terkenal.

Referensi

  1. ↑ Baiyu, Gong (1937). 十二金钱镖.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Yusheng, Liang (1957–1958). 白髮魔女傳.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Yusheng, Liang (1956–1957). 七劍下天山.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Yusheng, Liang (1957–1958). 江湖三女俠.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Swee Oan, Woon (Januari 1995). 神州奇俠. 花城出版社. ISBN 9787536022249.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan