Jumat, 16 Oktober 2026
03:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Sekte Qingcheng

sekte seni bela diri fiksi

Bagikan:

Sekte Qingcheng adalah sekte seni bela diri fiksi yang disebutkan dalam beberapa karya fiksi wuxia. Sekte beraliran Tao ini dan bermarkas di Gunung Qingcheng.

Sejarah

Sekte ini pertama kali muncul dalam novel Jin Yong berjudul Pendekar Negeri Tayli pada bab 13.[1]

Dalam Pendekar Hina Kelana, pemimpin resminya adalah Yu Canghai, dan tetuanya adalah Chang Qingzi. Sejak Chang Qingzi dikalahkan oleh kakek buyut Lin Pingzhi dengan "Teknik Pedang Jahat", dia mengabdikan dirinya untuk merebut "Kitab Pedang Jahat" dan menguasainya. Untuk mendapatkan "Teknik Pedang Jahat", Yu Canghai memerintahkan murid-murid Sekte Qingcheng untuk menghancurkan Biro Pengawal Fuwei. Kemudian, Yu Canghai dan sebagian besar muridnya dibunuh oleh Lin Pingzhi yang ingin membalas dendam keluarganya menggunakan "Teknik Pedang Jahat".[2]

Sekte ini juga muncul dalam Medali Wasiat[butuh rujukan] dan Pedang dan Kitab Suci[3] walau hanya sekilas.

Jurus

Dalam novel karya Liang Yusheng, terdapat tiga ilmu bela diri yang terkenal dari sekte ini, yaitu Langkah Tianluo, Pedang Tiandun dan Telapak Tiangang.[4]

Referensi

  1. ↑ Cha, Louis. Demi-Gods and Semi-Devils (天龍八部). Ming Pao, 1963.
  2. ↑ Cha, Louis. The Smiling, Proud Wanderer (笑傲江湖). Ming Pao, 1967.
  3. ↑ Cha, Louis (2005). The book and the sword: a martial arts novel. Oxford: Oxford Univ. Press. ISBN 978-0-19-590727-8.
  4. ↑ "简述梁著青城派,论武,天山游龙,梁羽生,梁羽生家园". www.yushengbbs.net. Diakses tanggal 2023-09-26.


Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan