Rabu, 23 September 2026
23:51 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Kirta

Kirta merupakan raja legendaris Hurri. Ia diperkirakan mendirikan dinasti Mitanni, tetapi tidak ada prasasti kontemporer dari masanya yang diketahui ada. Ia mungkin hidup pada sekitar tahun 1500 SM.

Epik Keret atau "Legenda Keret" dari batu peringatan tanah liat dari Ugarit menceritakan tentang kepunahan wangsa kerajaan Keret. Meskipun ditulis banyak setelah dan oleh negara yang bermusuhan dengan keturunan raja. Teks berjalan demikian. Semua anaknya meninggal dan istrinya "pergi." Dalam mimpi, dewa pencipta, El, memerintahkannya untuk meminta bantuan dewa hujan, Baal, dan kemudian meluncurkan sebuah ekspedisi untuk mencari istri baru. Ia melakukan perjalanan dan perjalanan menuju tempat suci dewi ibunda Asyera. Ia berjanji untuk memberikan sang dewi persembahan patung emas jika ia menemukan seorang istri. Kirta menemukan seorang istri dan memiliki beberapa anak, tapi lupa janjinya kepada Asyera. Asyera menghukum Kirta dengan penyakit yang melemahkan, tapi El sekali lagi datang untuk menyelamatkannya. Anak-anaknya yang lain dengan senang hati mengembalikannya ke atas takhta, tapi putra sulungnya, Yassib, mendapat popularitas saat Kirta sakit dan berusaha untuk menyalip takhta. Kirta mengutuk Yassib, dan di sana teksnya berakhir.

Lihat pula

Didahului oleh:
pendiri kerajaan Mitanni
Raja Mitanni
1500 SM
Diteruskan oleh:
Suttarna I
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan