Rabu, 07 Oktober 2026
09:17 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Kimia nuklir

Kimia nuklir

Bagikan:
Bagian dari sebuah seri tentang
Ilmu pengetahuan
Model Bohr bergaya dari atom litium
Umum
Cabang
Dalam masyarakat
250px-Rim200pd1000rad1000fueltemp.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengukuran suhu bahan bakar nuklir

Kimia nuklir atau kimia inti adalah cabang ilmu Kimia yang mempelajari radioaktivitas, proses nuklir, dan sifat nuklir. Bidang ini dapat dibagi menjadi empat kategori:[butuh rujukan]

  • Radiokimia; berhubungan dengan penggunaan radioaktivitas untuk mempelajari reaksi kimia biasa.
  • Aplikasi teknik kimia untuk mempelajari reaksi inti seperti fisi dan fusi.
  • Kimia isotop; mempelajari efek massa inti terhadap reaksi kimia dan sifat senyawa kimia.
  • Spektroskopi NMR (nuclear magnetic resonance) menggunakan putaran total inti pada suatu zat pada absorpsi energi dan digunakan untuk mengidentifikasi molekul.
  • Kimia yang berhubungan dengan segala bagian siklus bahan bakar nuklir (nuclear fuel cycle).

Kimia nuklir juga mencakup studi tentang produksi dan penggunaan sumber radioaktif untuk berbagai proses. Termasuk di antaranya adalah radioterapi dalam aplikasi medis;[1] penggunaan pelacak radioaktif dalam industri, sains dan lingkungan;[2] dan penggunaan radiasi untuk memodifikasi bahan seperti polimer.[3]

Area studi

Kimia radiasi

Kimia radiasi adalah studi tentang efek kimiawi radiasi pada materi. Perbedaannya dengan radiokimia adalah tidak perlu ada radioaktivitas dalam bahan yang secara kimiawi diubah oleh radiasi. Contohnya adalah konversi air menjadi gas hidrogen dan hidrogen peroksida. Sebelum adanya kimia radiasi, diyakini bahwa air murni tidak dapat dihancurkan. Menggunakan generator sinar-X, Hugo Fricke mempelajari efek biologis radiasi karena muncul kekhawatiran terhadap efek radiasi dalam diagnosis dan pengobatan medis.[4] Fricke mengusulkan dan kemudian membuktikan bahwa energi dari sinar-X mampu mengubah air menjadi air aktif, memungkinkannya untuk bereaksi dengan spesies terlarut.[5]

Kimia untuk tenaga nuklir

Beberapa studi kimia berfungsi dalam pemanfaatan daya nuklir. Radiokimia, kimia radiasi, dan teknik kimia nuklir berperan dalam mempelajari sintesis prekursor bahan bakar uranium dan torium.[6]

Referensi

  1. ↑ "Radioisotopes in Medicine | Nuclear Medicine - World Nuclear Association". www.world-nuclear.org. Diakses tanggal 23 September 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Industry". ANS (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 23 September 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Clough, R. L.; Gillen, K. T. (1989). "Radiation-oxidation of polymers" (dalam bahasa English): hal. 1.
  4. ↑ Jonah, Charles D. (1995). "A Short History of the Radiation Chemistry of Water". Radiation Research (dalam bahasa Inggris). 141–142 (2): 142. doi:10.2307/3579253. ISSN 0033-7587.
  5. ↑ Allen, A. O. (1962-09). "Hugo Fricke and the Development of Radiation Chemistry: A Perspective View". Radiation Research. 17 (3): 259. doi:10.2307/3571090.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ Chmielewski, A.G. (2011). "Chemistry for the nuclear energy of the future". Nukleonika. 56 (3). hal. 243, "Even a manufacturing of uranium oxide fuels is well developed process, synthesis of mixed uranium-thorium fuels is a process under development. A new method of synthesis of uranium and thorium dioxides by original variant of sol-gel method – complex sol-gel process (CSGP), has been elaborated."

Lihat pula

Cabang ilmu kimia
Analitik
Teoritik
Fisik
Anorganik
Organik
Biokimia
Antardisiplin
Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan