Minggu, 01 November 2026
04:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Ki Timbul Hadiprayitno

seniman dalang Indonesia

Bagikan:
Ki Timbul Hadiprayitno
Lahir1932 (1932)
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Desember 10 Mei 2011(10 Mei 2011-12-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "mei" tidak dikenal.
PekerjaanDalang

Ki Timbul Hadiprayitno (lahir di Purworejo, Jawa Tengah, Hindia Belanda, 1932 - meninggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, 10 Mei 2011 pada umur 79 tahun)[1] adalah seorang dalang berkebangsaan Indonesia.[2] Ki Timbul dianggap sebagai salah seorang dalang yang terkenal di Indonesia, sehingga ia menjadi dalang favorit Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid.[1][3]

Latar belakang

Ki Timbul lahir dari keluarga dalang. Ayahnya, Gito Wasito, merupakan mantan dalang, dan ibunya, Sinah, merupakan keturunan dari keluarga dalang pula.[2] Walaupun lahir dari orang tua yang menggeluti bidang perwayangan, ia tidak ingin mengandalkan bakat dari orang tuanya saja. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat, ia melanjutkan pendidikan ke sekolah dalang Habiranda Kraton Yogyakarta selama dua tahun.[2]

Ki Timbul sering memperkaya pengetahuan dan pemahaman dengan membaca, sehingga ia dapat mempertunjukkan lakon banjaran, seperti Sengkuni, Kresna, Gatotkaca, Dorna, Kresna dan Karna.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Ki Timbul Hadiprayitno, Dalang Favorit Dua Presiden Meninggal Dunia". detikcom. 10 Mei 2011. Diakses tanggal 28 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 3 4 Apa dan Siapa orang Yogyakarta. Citra Almamater. 1995. Diakses tanggal 28 Juli 2017.
  3. ↑ Soebijoto, Hertanto (ed.). "Dalang Ki Timbul Meninggal Dunia". Kompas.com. Diakses tanggal 28 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan