Sabtu, 17 Oktober 2026
15:37 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Khatib Dayan

Khatib Dayan

Ulama asal Kesultanan Demak

Bagikan:
330px-Khatib_Dayan_-_Makam_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Khatib Dayan

Khatib Dayan, adalah seorang tokoh ulama besar dari Kerajaan Demak yang datang ke Kerajaan Banjar pada tahun 1521 untuk mengislamkan Sultan Suriansyah.[1][2][3]

Riwayat

Ia datang ke Kerajaan Banjar pada tahun 1521 untuk mengislamkan Raden Samudera (Sultan Suriansyah) beserta sejumlah kerabat kerajaan, berdasarkan perjanjian semasa terjadi pertentangan antara Kerajaan Negara Daha dengan Kerajaan Banjar.[1] Pengislaman ini bukan hanya terbatas pada wilayah kerajaan Banjar saja (seperti daerah aliran Sungai Nagara yang meliputi Sungai Tabalong, Sungai Batang Balangan, Sungai Batang Alai, Sungai Labuan Amas, Sungai Amandit dan Sungai Tapin), tetapi juga ke wilayah taklukan di seluruh wilayah pesisir selatan pulau Kalimantan hingga pesisir timur dari Sambas di barat hingga Bulungan di Utara, Beberapa utusan Demak yang sebagian kerabat Walisongo telah mendarat di Kotawaringin dan Paser.[2]

Profil dan Silsilah

Menurut Babad Jawa dan Babad Banjar, Khatib Dayan sangat setia kepada Sultan Suriansyah. Dialah yang selalu mendampingi raja. Bahkan ia menikahi salah satu saudara Kaka perampuan Sultan Suriansyah.

Khatib Dayan tidak hanya seorang ulama besar tapi ia juga adalah seorang komandan perang. Dengan bantuan Khatib Dayan penguasa kerajaan Banjar Sultan Suriansyah menyebarkan Islam ke berbagai penjuru wilayah kekuasaannya.[2]

Menurut versi Kuin, Khatib Dayan merupakan menantu Sunan Gunung Jati, pendiri keraton Cirebon. Sunan Gunung Jati yang bernama asli Syarif Hidayatullah.[1] Sunan Gunung Jati sendiri adalah salah satu Wali Songo yang bertugas di Cirebon dan merupakan keturunan dari Muhammad.[3]

Ia merupakan figur yang berjasa memberi warna terbentuknya masyarakat Islam di kerajaan Banjar. Hal ini terlihat pada arsitektur Masjid Jami Martapura (sekarang Masjid Agung Al-Karomah Martapura) yang mengadopsi gaya arsitektur Masjid Demak.

Makamnya berdampingan dengan Sultan Suriansyah di Kuin Utara Banjarmasin.[3]

Baca Juga

Referensi

  1. 1 2 3 Idhank Vieya (18 Januari 2013). "Kisah Khatib Dayan". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-23. Diakses tanggal 2015-01-23.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  2. 1 2 3 Sejarah Kompasiana (11 Juli 2013). "Datu Palajau Tokoh Penyebar Islam di Alai Barabai". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-23. Diakses tanggal 2015-01-23.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. 1 2 3 Kabar Banjarmasin.Khatib Dayan Pendamping Sultan. Diarsipkan 2014-12-25 di Wayback Machine
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan