Rabu, 23 September 2026
16:13 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Khalsa Aid

Khalsa Aid

Khalsa Aid
250px-Khalsa_Aid_International.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal pendirian1999
PendiriRavinder (Ravi) Singh
No. Registrasi1163294
JenisOrganisasi amal
Lokasi
Wilayah layanan
Seluruh dunia
JasaLayanan amal
Situs webwww.khalsaaid.org

Khalsa Aid, didirikan pada tahun 1999, adalah organisasi kemanusiaan nirlaba internasional yang berlokasi di Inggris yang memberikan dukungan kepada para korban bencana alam dan buatan manusia di seluruh dunia.[1] Organisasi tersebut telah memberikan bantuan selama banjir London 2016,[2] kepada korban perang Suriah yang terkena dampak pada tahun 2015,[3] mendirikan kamp-kamp untuk pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar pada tahun 2017,[4][5] membantu pembangunan kembali Kerala setelah banjir 2018,[6][7] dan memberi makan pekerja NHS di Inggris[8] dan orang miskin di India selama pandemi COVID-19.[9][10] Khalsa Aid dinominasikan dalam Hadiah Nobel atas pekerjaan kemanusiaannya oleh dua politikus Sikh Kanada MP Tim Uppal, MPP Prabmeet Singh Sarkaria dan wali kota Brampton Patrick Brown.[11]

Tokoh kunci

Referensi

  1. "Gurpreet Singh: Khalsa Aid deserves appreciation, not mudslinging, for standing up for Rohingyas". The Georgia Straight (dalam bahasa Inggris). 30 September 2017. Diakses tanggal 23 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Pidd, Helen; Halliday, Josh (5 Januari 2016). "How the floods united the north – from chefs bearing curry to refugees with sandbags". The Guardian.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Sikhs win hearts of Syrian refugees with 'sewa'". Hindustan Times (dalam bahasa Inggris). 8 Oktober 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Molloy0, Mark (16 November 2017). "Sikh volunteers give aid to Rohingya Muslims fleeing persecution in Burma". The Telegraph (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0307-1235. Diakses tanggal 23 Juni 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Sonia Sarkar (20 Desember 2019). "What Khalsa Aid can teach you about giving". Livemint. Diakses tanggal 16 Agustus 2020. "When we were serving the Rohingya refugees, we were called anti-nationals and Muslim appeasers on social media, but when we told them there were Hindu Rohingya refugees and Muslims alike, then everyone kept quiet," Amarpreet says. "Our aim is to do selfless service that goes beyond the realms of faith or community, a service for the weak and marginalized."{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Kerala floods: Khalsa Aid volunteers reach Kochi, set up Langar to feed 2000 people". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 20 Agustus 2018. Diakses tanggal 23 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "For Many, Kerala Floods May Be A Thing Of Past, But Khalsa Aid Is Still Rebuilding The State". IndiaTimes (dalam bahasa Indian English). 5 Januari 2019. Diakses tanggal 23 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Shah, Dhruti (29 Maret 2020). "Coronavirus: The volunteers feeding the NHS". BBC News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Harpreet Bajwa And Vineet Upadhyay (26 Maret 2020). "These Good Samaritans help soften the blow for poor during the COVID-19 lockdown". The New Indian Express. Diakses tanggal 16 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Avneet Kaur (23 April 2020). "Khalsa Aid volunteers help soften the blow for needy". Jalandhar: The Tribune (Chandigarh). Diakses tanggal 16 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. 1 2 Service, Tribune News. "Khalsa Aid nominated for Nobel Peace Prize". Tribuneindia News Service (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan