Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Keripik jamur" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Keripik jamur merupakan keripik berbahan dasar jamur. Jamur yang biasa digunakan adalah jamur tiram, jamur kuping dan jamur kancing.
Proses pembuatan
Proses pembuatan keripik jamur setidaknya ada dua metode yakni goreng basah dan goreng kering. Keripik goreng basah dibuat dengan cara jamur tiram dicampur dengan adonan tepung basah, serupa dengan pembuatan keripik tempe atau keripik belut.
Metode goreng kering adalah menggoreng jamur tiram dengan adonan tepung kering. Metode goreng basah memiliki kesulitan pada banyaknya kadar air. Hal ini menyebabkan permukaan luar keripik matang, akan tetapi bagian dalam masih mentah. Sementara pada goreng kering, adonan tepung sulit menempel pada jamur sehingga keripik sangat mudah gosong.[butuh rujukan]
Pranala luar