Rabu, 21 Oktober 2026
07:29 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kerapu bebek

Kerapu bebek

Bagikan:
Kerapu bebek
250px-Panther.grouper.arp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Chromileptes

Swainson, 1839
Spesies:
C. altivelis
Nama binomial
Chromileptes altivelis
(Valenciennes, 1828)
Artikel takson sembarang

Kerapu bebek atau kerapu tikus (Chromileptes altivelis) adalah jenis ikan dari famili Serranidae dan satu-satunya spesies dalam genus Cromileptes. Habitat ikan ini dari Samudra Pasifik barat hingga Samudra Hindia. Ikan ini ditemukan di Australia, Cina, Guam, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Kenya, Malaysia, Kaledonia Baru, Kepulauan Mariana Utara, Papua Niugini, Filipina, Pulau Pitcairn, Singapura, Taiwan, Thailand, Vietnam dan mungkin di Mozambique dan Vanuatu. Habitat alaminya adalah karang laguna pantai. Jenis ini terancam kehilangan habitatnya.

Dalam bahasa Inggris, kerapu bebek disebut humpback grouper atau panther grouper. Di Australia lebih dikenal dengan nama barramundi cod.[butuh rujukan]

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cromileptes altivelis.

Deskripsi

Karakteristik spesies ini cukup berbeda dari ikan kerapu dari genus lain. Bentuk kepala depan yang cekung dan bagian belakang terangkat hanya bisa ditemukan di spesies ini. Bentuk kepalanya yang menyerupai bebek membuat kerapu ini dinamakan kerapu bebek. Tidak ada kerapu Indo-Pasifik lainnya yang memiliki sirip punggung berbentuk X. Kekerabatan Cromileptes dengan genus serranid lainnya masih belum jelas.[1]

250px-Spotted_Barramundi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerapu bebek jenis Spotted Barramundi di Reef HQ, Townsville, Queensland, Australia

Dalam akuarium

Kerapu bebek sering dipelihara dalam akuarium laut. Ikan ini harus dibeli dengan hati-hati karena tumbuh pesat dan ukurannya bisa mencapai 50 cm. Walau dijual saat baru berukuran beberapa cm, ikan ini harus dipelihara dalam akuarium sebesar paling tidak 1 meter kubik. Dia juga harus dipelihara bersama ikan kecil yang akan menjadi pakannya.[butuh rujukan]

Bila dipelihara dengan syarat-syarat yang benar, ikan ini cukup bertahan dan bisa hidup lama.[butuh rujukan]

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik ikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Heemstra, P. C.; Randall, J. E.; Division, Fishery and Aquaculture Economics and Policy (1993). FAO species catalogue. Vol.16. Groupers of the world (Family Serranidae, Subfamily Epinephelinae). An annotated and illustrated catalogue of the grouper, rockcod, hind, coral grouper and lyretail species known to date (dalam bahasa English). ISBN 978-92-5-103125-4.{{cite book}}: |first3= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan