Jumat, 30 Oktober 2026
12:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kerajaan Oyo

Kerajaan Oyo

Bagikan:
Kerajaan Oyo
Ilú-ọba Ọ̀yọ́
Sekitar tahun 1300–1896
Kerajaan Oyo pada puncak kejayaannya
Kerajaan Oyo pada puncak kejayaannya
Statusempire = Sekitar tahun 1400
Ibu kotaOyo-Ile
Bahasa umumYoruba
Agama Agama Yoruba
PemerintahanMonarki
Alaafin 
• Sekitar tahun 1300
Oranyan
• 1888–1905
Adeyemi I Alowolodu
LegislatifOyo Mesi dan Ogboni
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
Sekitar tahun 1300
• Dibubarkan
1896
Luas
1680[1]150.000 km2 (58.000 sq mi)
Sekarang bagian dari Nigeria  Benin  Togo

Kerajaan Oyo adalah sebuah kerajaan Yoruba yang terletak di kawasan Nigeria barat dan utara modern. Kerajaan ini didirikan pada abad ke-15 dan berkembang menjadi salah satu kerajaan terbesar di Afrika Barat. Kerajaan ini bangkit berkat kekayaan yang diperoleh dari perdagangan. Pada puncak kejayaannya, kerajaan ini mengendalikan tidak hanya kawasan Yorubaland, tetapi juga wilayah suku-suku lainnya, seperti wilayah Kerajaan Dahomey yang dikuasai oleh suku Fon di barat.

Kerajaan ini dikenal akan kavalerinya yang kuat. Kerajaan ini merupakan satu-satunya negara Yoruba yang memiliki kavaleri karena sebagian besar wilayahnya merupakan sabana.[2] Kerajaan Oyo mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1680 dengan luas wilayah sebesar 150.000 km2.[1] Namun, kerajaan ini mengalami kemunduran dari tahun 1754 akibat perebutan kekuasaan.

Catatan kaki

  1. 1 2 Thornton 1998, hlm. 104.
  2. ↑ Smith 1989, hlm. 48.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan