Selasa, 20 Oktober 2026
11:12 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Kerajaan Manado

Kerajaan Manado

kerajaan di Asia Tenggara

Bagikan:
Kerajaan Manado
Reino de Manado (Spanyol)
1500an–1670
Peta Manado dan sekitarnya oleh bangsa Eropa tahun 1679.
Peta Manado dan sekitarnya oleh bangsa Eropa tahun 1679.
Ibu kotaManado Tua
Bahasa umumMelayu Manado (umum)
Sangir, Minahasa
Agama Kekristenan[1]
PemerintahanMonarki
Raja 
• –1644
Don Fernando
• 1644–1670
Loloda Mokoagouw
Sejarah 
• Didirikan dengan nama Kerajaan Bowontehu
1500an
• Dibubarkan dan dianeksasi ke Kekaisaran Belanda oleh VOC
1670
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Bowontehu
Hindia Belanda
Sekarang bagian dari Indonesia
Bagian dari seri mengenai
Sejarah Indonesia
250px-Nicolaes_Visscher_Indiae_Orientalis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerajaan Kutai 400–1635
Tarumanagara 450–600
Kerajaan Kalingga 500–782
Kerajaan Melayu 671–1347
Sriwijaya 671–1028
Kerajaan Sunda 662–1579
Kerajaan Galuh 669–1482
Kerajaan Bima 709–1621
Mataram Kuno 716–1016
Kerajaan Bali 914–1908
Kerajaan Kahuripan 1019–1046
Kerajaan Janggala 1042–1135
Kerajaan Kadiri 1042–1222
Kerajaan Singasari 1222–1292
Majapahit 1293–1478
Kesultanan Peureulak 840–1292
Kerajaan Haru 1225–1613
Kesultanan Ternate 1257–1914
Kesultanan Samudera Pasai 1267–1521
Kesultanan Bone 1300–1905
Kerajaan Kaimana 1309–1963
Kesultanan Gowa 1320–1957
Kesultanan Limboto 1330–1863
Kerajaan Pagaruyung 1347–1833
Kesultanan Brunei 1368–1888, sekarang Brunei
Kesultanan Gorontalo 1385–1878
Kesultanan Melaka 1405–1511
Kesultanan Sulu 1405–1851
Kesultanan Cirebon 1445–1677
Kesultanan Demak 1475–1554
Kerajaan Giri 1481–1680
Kesultanan Bolango 1482–1862
Kesultanan Aceh 1496–1903
Kerajaan Balanipa 1511–sekarang
Kesultanan Banten 1526–1813
Kesultanan Banjar 1526–sekarang
Kerajaan Kalinyamat 1527–1599
Kesultanan Johor 1528–1877
Kesultanan Pajang 1568–1586
Kesultanan Mataram 1586–1755
Kerajaan Fatagar 1600–1963
Kesultanan Jambi 1615–1904
Kesultanan Bima 1620–1958
Kesultanan Palembang 1659–1823
Kesultanan Sumbawa 1674–1958
Kesultanan Kasepuhan 1679–1815
Kesultanan Kanoman 1679–1815
Kesultanan Siak 1723–1945
Kesunanan Surakarta 1745–sekarang
Kesultanan Yogyakarta 1755–sekarang
Kesultanan Kacirebonan 1808–1815
Kesultanan Deli 1814–1946
Kesultanan Lingga 1824–1911
Awal Kemerdekaan 1945–1949
Republik Indonesia Serikat 1949–1950
Demokrasi Liberal 1950–1959
Demokrasi Terpimpin 1959–1965
Transisi 1965–1966
Orde Baru 1966–1998
Reformasi 1998–sekarang
Garis waktu
flag PortalIndonesia

Kerajaan Manado adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di Kota Manado dan wilayah sekitarnya di Sulawesi Utara. Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Bowontehu yang pernah berdiri dari tahun 1500 hingga tahun 1670. Dalam memori gubernur VOC di Kepulauan Maluku, Robertus Padtbrugge, wilayah kerajaan Manado meliputi pulau Siladen, Bunaken, Mantehage, Nain, Talise, Gangga, Bangka, Lembeh, dan wilayah pesisir Sulawesi bagian utara.[2]

Bersama dengan Raja Posuma dari Kerajaan Siau, Raja Manado, Kinalang Damopolii, dibaptis menjadi Katolik di sebuah sungai besar di Kota Manado bersama 1.500 rakyatnya.[1]

Daftar penguasa

Raja yang pernah memerintah di Kerajaan Manado, diantaranya adalah Don Fernando pada tahun 1644, serta Loloda Mokoagouw (1644–1670) sebagai raja terakhir. Kerajaan Manado pernah memainkan peranan penting dalam perniagaan di kawasan Semenanjung Utara, Sulawesi. Pada abad ke-15 hingga abad ke-16, bangsa Portugis dan Spanyol menjadikan kerajaan Manado sebagai gudang penyimpanan barang yang mereka bawa maupun yang dibeli dari penduduk pribumi.[2]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-07. Diakses tanggal 2019-11-07.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2020-11-02 disarankan
  2. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-07. Diakses tanggal 2019-11-07.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan