Kamis, 29 Oktober 2026
08:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kepulauan Gulag

Kepulauan Gulag

Bagikan:
The Gulag Archipelago
250px-Gulag_Archipelago.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangAleksandr Solzhenitsyn
Judul asliАрхипела́г ГУЛА́Г
PenerjemahGeneviève Johannet, José Johannet, Nikita Struve (Prancis)
Thomas P. Whitney (Inggris)
NegaraPrancis
BahasaRusia
PenerbitÉditions du Seuil
Tanggal terbit
1973
Tgl. terbit (bhs. Inggris)
1974
Jenis mediaCetak (sampul keras & lunak)
ISBNISBN 0-06-013914-5
OCLC802879
365/.45/0947
LCCHV9713 .S6413 1974

Kepulauan Gulag (bahasa Rusia:Архипела́г ГУЛА́Г, Arkhipelág GULÁG) adalah buku nonfiksi tiga volume yang ditulis tahun 1958 hingga 1968 oleh penulis dan sejarawan asal Rusia, Aleksandr Solzhenitsyn. Buku ini pertama kali terbit tahun 1973, disusul terjemahannya dalam bahasa Inggris pada tahun 1974. Buku ini membahas kehidupan gulag, sistem kemah kerja paksa Soviet, melalui cerita yang dikumpulkan dari berbagai sumber, antara lain laporan, wawancara, kesaksian, buku harian, dokumen hukum, dan pengalaman Solzhenitsyn sendiri sebagai tahanan gulag. Dalam bahasa Rusia, istilah GULAG (ГУЛАГ) adalah singkatan dari Direktorat Utama Perkemahan (Главное управление лагерей).

Setelah terbit, buku ini awalnya diedarkan lewat aktivitas samizdat bawah tanah di Uni Soviet. Sepertiga buku ini kemudian diterbitkan dalam tiga bagian di jurnal sastra Novy Mir pada tahun 1989.[1] Sejak Uni Soviet bubar, Kepulauan Gulag beredar secara resmi di Rusia. Dalam rangka ulang tahun ke-50 penerbitan Kepulauan Gulag, buku ini diterbitkan lagi pada 1 November 2018 dengan tambahan prakata oleh Jordan Peterson.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Joseph Pearce (2011). Solzhenitsyn: A Soul in Exile. Ignatius Press. hlm. 81–. ISBN 978-1-58617-496-5.
  2. ↑ "The Gulag Archipelago". www.penguin.co.uk. Diakses tanggal 4 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Kepulauan Gulag.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan