Minggu, 27 September 2026
19:26 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kepodang

Kepodang

spesies burung

Kepodang
250px-Black-naped_Oriole_eyeing_on_Lannea_coromandelica_fruits_W_IMG_7449.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
kepodang dewasa di Hyderabad, India.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
O. chinensis
Nama binomial
Oriolus chinensis
Linnaeus, 1766
Artikel takson sembarang

Kepodang adalah burung berkicau (Passeriformes) yang mempunyai bulu yang indah dan juga terkenal sebagai burung pesolek yang selalu tampil cantik, rapi, dan bersih termasuk dalam membuat sarang.[1] Kepodang merupakan salah satu jenis burung yang sulit dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk fisiknya.[2] Burung kepodang termasuk jenis burung kurungan karena dibeli oleh masyarakat sebagai penghias rumah atau peliharaan, oleh karenanya burung ini masuk dalam komoditas perdagangan yang membuat populasinya semakin kecil di alam.[3]

Penyebaran

Burung kepodang berasal dari daratan China dan penyebarannya mulai dari India, Asia Tenggara, kepulauan Philipina, termasuk Indonesia yang meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.[4] Burung ini hidup di hutan-hutan terutama di daerah tropis dan sedikit di daerah sub tropis dan biasanya hidup berpasangan.[4] Di pulau Jawa dan Bali burung kepodang sering disebut dengan kepodang emas.[4]

Morfologi

Burung kepodang berukuran relatif sedang, panjang mulai ujung ekor hingga paruh berkisar 25 cm.[5] Burung ini berwarna hitam dan kuning dengan strip hitam melewati mata dan tengkuk, bulu terbang sebagian besar hitam.[6] Tubuh bagian bawah keputih-putihan dengan burik hitam, iris merah, bentuk paruh meruncing dan sedikit melengkung ke bawah, ukuran panjang paruh kurang lebih 3 cm, kaki hitam.[7] Burung ini menghuni hutan terbuka, hutan mangrove, hutan pantai, di tempat-tempat tersebut dapat dikenali dengan kepakan sayapnya yang kuat, perlahan, mencolok & terbangnya menggelombang.[6]

Galeri

  • 120px-Black-naped_Oriole.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black-naped_Oriole_feeding_on_Lannea_coromandelica_W_IMG_7460.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Custardapplewithbird.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black-naped_Oriole_%28Oriolus_chinensis%29-_immature_in_Kolkata_W_IMG_6534.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black_naped_Oriole_I2_IMG_2239.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black_naped_Oriole_Id3m_IMG_5629.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black-naped_Oriole_%28Oriolus_chinensis%29-_immature_in_Kolkata_W_IMG_6532.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Black_napped_Oriole_I_IMG_2237.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Oriolus_chinensis_-Jurong_Bird_Park%2C_Singapore-8a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Oriolus_chinensis_J.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Oriolus_chinensis_-Palm_Beach_Zoo_-USA-8a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Rp50coinreverse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Situs I-dus: Burung Kepodang Diarsipkan 2010-06-10 di Wayback Machine. diakses 17 Mei 2010
  2. ↑ Van Balen dan Ismu. 1993. Burung Kepodang sebagai identitas daerah Jawa Tengah dan pengembangannya dari aspek sosial dan ekonomi. Sarasehan Flora dan Fauna Identitas Jawa Tengah. Semarang, 28 Agustus 1993.
  3. ↑ Tonny whitten (1999). Ekologi Jawa dan Bali. Jakarta: Prenhallindo. hlm. 232. ISBN 979-683-007-8.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  4. 1 2 3 Mackinnon. J. 1990. Field guide to the birds of Java and Bali. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.hal 223
  5. ↑ "Situs Harian Sumut Pos". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-25. Diakses tanggal 2010-05-12.
  6. 1 2 "Situs IWF: Kepodang". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-08. Diakses tanggal 2010-05-12.
  7. ↑ (en)King, B.F., Martin, W. and Dickson, F.C. 1975. A field guide to the birds of South East Asia. Collins-Crafton Street, London. hal 87.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Oriolus chinensis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan