Senin, 02 November 2026
19:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Ken Kutaragi

Ken Kutaragi

Bagikan:
Ken Kutaragi
250px-Ken_Kutaragi_-_Game_Developers_Choice_Awards_2014_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kutaragi dengan penghargaan Pencapaian Seumur Hidupnya di Game Developers Choice Awards.
Lahir2 Agustus 1950 (umur 76)
Tokyo, Jepang
AlmamaterUniversitas Komunikasi Elektro
PekerjaanPresiden dan CEO, Cyber AI Entertainment
Direktur Eksternal, Marvelous AQL
Dikenal karenaPlayStation, Cellius

Ken Kutaragi (久夛良木 健, Kutaragi Ken, lahir 2 Agustus 1950 ) adalah mantan Ketua dan Tim CEO dari Sony Computer Entertainment (SCEI), pengembang video game dari Perusahaan Sony, dan saat ini merupakan presiden dan CEO dari Cyber AI Entertainment. Ia dikenal sebagai "Bapak dari PlayStation", dan penerusnya, termasuk PlayStation 2, PlayStation Portable, dan PlayStation 3.

Ia juga telah merancang prosesor suara untuk Super Nintendo. Bersama Sony, ia merancang chip VLSI yang bekerja sama dengan RISC CPU PS1 untuk menangani rendering grafis. Kutaragi diawasi ketat oleh para analis keuangan yang mencari profil kerugian dan keuntungan dari Perusahaan Sony.

Masa awal

Ken Kutaragi lahir di Tokyo, Jepang. Orangtuanya, meskipun tidak kaya, masih berhasil mengelola bisnis kecil-kecilan mereka sendiri, pabrik percetakan yang tidak terlalu besar di kota. Sewaktu Kutaragi tumbuh dewasa, orang tuanya secara aktif mendorong dirinya untuk mengeksplorasi kemampuan mekanis di dalam pabrik, dan ia bekerja seusai pulang sekolah. Selain bekerja di pabrik orangtuanya, Kutaragi adalah sesosok yang tekun, pintar; dan ia sering digambarkan sebagai "mahasiswa sejati."

Karier

Penilaian analis industri

Sony Computer Entertainment, Kutaragi telah menjadi kepala sejak awal didirikan. Menurutnya, perusahaan ini menurun bila dibandingkan dengan tahun 2004 setelah beberapa tahun pertumbuhan yang menjanjikan.[1] Pada tahun yang sama, penjualan permainan Sony menurun diangka $7.5 miliar yang sebelumnya sempat diangka $8.2 miliar, dan pendapatan operasional jatuh ke $650 juta dari $1 miliar, kehilangan $25 juta di Q4 tahun 2004. Hal ini dapat disebabkan oleh pasar permainan video yang sedang menurun dan persaingan harga yang menyebabkan PS2 kehilangan puncak penjualan pasar untuk sementara waktu.[2]

Generasi ketujuh konsol permainan

Kutaragi menyebutkan bahwa Xbox 360 "hanya Xbox 1.5" dan menyatakan bahwa "itu adalah benda yang diciptakan setelah PlayStation 2".[3][4] Namun, Eksekutif SCE Tetsuhiko Yasuda did not consider Microsoft to be a competitor, dan mengatakan bahwa mereka mungkin mempertimbangkan bekerja sama dalam mengembangkan permainan.[5] Pada bulan September 2006, Kutaragi mengakui bahwa kekurangan konsol PlayStation 3 untuk dikirim ke Amerika Utara dan Jepang serta penundaan debut konsol di Eropa yang menyebabkan menurunnya peranti keras dari produk Sony.[6]

Referensi

  1. ↑ "Sony hit by drop in games sales". BBC. April 27, 2004. Diakses tanggal September 23, 2006.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Xbox officially outsells PS2 in US". GameSpot. Maret 26, 2004. Diakses tanggal September 23, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Xbox 360 = Xbox 1.5? Kutaragi trashtalkin'!". Engadget. Mei 25, 2005. Diakses tanggal September 23, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Broken Promises: A Closer Look at the PS3". GamePro.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-06-19. Diakses tanggal November 20, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ ""Sony would consider working with "non-competitor" Microsoft"". Joystiq. Februari 25, 2006. Diakses tanggal September 23, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Kutaragi: Sony Hardware 'In Decline'". BetaNews. September 8, 2006. Diakses tanggal September 23, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ken Kutaragi.
Pendiri
120px-Sony_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh kunci
  • Kaz Hirai (Ketua Umum)
  • Kenichiro Yoshida (Presiden dan CEO)
Bisnis utama
Teknologi dan merek
Produk bersejarah
Elektronik
Tokoh penting
Seri
Divisi
Anak perusahaan
Bekas anak perusahaan
Konsol permainan
Konsol permainan genggam
Permainan video
Kontroler
Lainnya
Lainnya
Tokoh kunci
Perusahaan inti
Sony Music Nashville
Sony Masterworks
Sony Music Entertainment Japan
Distribusi
Label lainnya
Tokoh penting
Motion
Picture Group
Television
Produksi AS
Distribusi AS
Produksi internasional
Saluran TV dan platform VOD Sony Pictures Television
O = platform VOD daring
Amerika
Jaringan AS
Sony Movie Channel
GSN [patungan 58% bersama AT&T Entertainment Group]
getTV
Cine Sony
Sony CrackleO
Tutup
3net [usaha patungan bersama Discovery dan IMAX]
Fearnet [usaha patungan bersama Comcast dan Lionsgate]
Kanada
Amerika Latin
Canal Sony
AXN
Lifetime [50%; usaha patungan bersama A&E Networks]
Tutup
Animax
Locomotion
Sony Spin
Asia
Anak benua India
Hiburan Hindi
Hiburan Inggris
Hiburan Bengali
Olahraga
Menunggu akuisisi
TEN Sports Pakistan
TEN Cricket International
Musik
Saluran lain
Bisnis lain
Bekas
Jepang
Animax
Animax PlusO
AXN
AXN Mystery
AXN PlusO
Star Channel [25%; usaha patungan bersama Tohokushinsha Film dan Itochu]
Korea Selatan
Mantan
Animax [50%; usaha patungan bersama KT SkyLife]
Animax PlusO
AXN [50%; usaha patungan bersama IHQ]
Taiwan
Mantan
AXN
Animax
Animax HD
Asia Tenggara
Mantan
Animax
AXN
Gem
Southeast Asia [50%, usaha patungan bersama NTV]
One
Tutup
AXN Beyond
BeTV
Gem
Vietnam
Sony Channel Asia
Eropa, Timur Tengah, Afrika (EMEA)
Jerman
AnimaxO
AXN
Sony Channel
Tutup
Animax (televisi linier)
Italia
Belanda
Portugal
Rusia
Spanyol
AXN
AXN SyncO
AXN White
Tutup
Animax
Turki
Britania & Irlandia
Baltik
Eropa Tengah dan Timur (CEE)
Timur Tengah
AXN Middle East
Arabic
English
Tutup
AXN Israel
Afrika
Lainnya
Tutup
Distribusi daring platform
Bisnis lainnya
Aset lainnya
Organisasi nirlaba
Artikel terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan