Sabtu, 24 Oktober 2026
03:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Masaru Ibuka

Masaru Ibuka

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Masaru Ibuka" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juli 2014)
Masaru Ibuka
井深 大
250px-Ibuka_Masaru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daikai Ibuka dari Edisi Khusus Tahun Baru (1964), "Dunia Bisnis"
Lahir(1908-04-11)11 April 1908
Meninggal19 Desember 1997(1997-12-19) (umur 89)
Penyebab kematian
Gagal jantung
PendidikanUniversitas Waseda
Dikenal karenaSony
PenghargaanIEEE Founders Medal (1972)

Masaru Ibuka (井深 大 Ibuka Masaru, 11 April 1908 – 19 Desember 1997) adalah seorang industrialis elektronik Jepang. Ia dan rekan-rekannya mendirikan perusahaan yang sekarang dikenal sebagai Sony.[1]

Karier

Ibuki lulus dari Universitas Waseda pada tahun 1933. Setelah kelulusan, ia bekerja di Photo-Chemical Laboratory, sebuah perusahaan yang memproduksi film. Pada tahun 1946, ia meninggalkan perusahaan tersebut dan mendirikan toko reparasi radio di Tokyo.[2]

Pada tahun 1946, Ibuka dan Akio Morita mendirikan Sony Corporation, yang pada mulanya dinamakan Tokyo Telecommunications Engineering Corporation (sebelum 1958). Ibuka berperan dalam memperoleh lisensi teknologi transistor dari Bell Labs pada tahun 1950an, yang menjadikan Sony salah satu perusahaan yang mengaplikasikan teknologi transistor untuk penggunaan non-militer. Ibuka menjabat presiden di Sony dari tahun 1950 hingga 1971, dan kemudian sebagai chairman dari tahun 1971 hingga 1976.

Referensi

  1. ↑ Kirkup, James. "Obituary: Masaru Ibuka," Independent (London). December 22, 1997.
  2. ↑ "World: Asia-Pacific Sony co-founder dies". BBC. Oktober 3, 1999. Diakses tanggal Mei 27, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan