Jumat, 16 Oktober 2026
12:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Brie

Brie

salah satu hidangan dari susu

Bagikan:
Brie
330px-Brie_de_Meaux_close.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara asalPrancis
WilayahIle-de-France
Sumber susuSapi
DipasteurisasiDiperlukan di Amerika Serikat dan Australia, tetapi tidak di sebagian besar di Eropa, Termasuk Prancis
TeksturLembut
Kadar lemak30-60%
Waktu pematanganSecara umum 5 hingga 6 minggu
SertifikasiTidak ada AOC

Brie adalah keju bertekstur lunak dari susu sapi yang dipasteurisasi yang berasal dari Prancis.[1] Brie diproduksi di daerah Ile-de-France yang berada di sebelah timur kota Paris.[1] Sebelum transportasi di Prancis berkembang keju ini tidak dapat dikirim ke daerah lain selain kota Paris, sehingga orang sering menyebutnya "keju Paris".[1] Keju Brie Prancis asli menggunakan susu sapi yang tidak di pasteurisasi sehingga rasanya lebih kompleks.[2][3] Sedangkan keju Brie yang diekspor ke negara lain menggunakan susu sapi yang di pasteurisasi sehingga dapat bertahan lebih lama dan tidak rentan terhadap infeksi dari bakteri.[2][3]

Sejarah

Brie, yang disebut-sebut sebagai "raja" atau "ratu" keju, telah dikenal sejak abad kedelapan.[2][3][4][5] Beberapa ratus tahun yang lalu, keju Brie diberikan sebagai upeti kepada raja-raja Prancis pada zaman itu.[2] Bukti tertulis paling tua mengenai keju ini ditemukan pada tahun 774 M.[6][7] Charlemagne, penguasa Prancis ketika itu, mencoba keju Brie dan kemudian memerintahkan agar dua tumpuk keju tersebut dikirim kepadanya setiap tahun.[6][7] Raja Louis XVI juga dikenal menyukai keju ini.[4][7] Konon, ketika sekarat ia meminta disajikan keju Brie sebagai hidangan terakhirnya.[4][7] Karena kepopulerannya di kalangan kerajaan, keju Brie mendapatkan julukan "Raja Keju dan Keju Raja-raja" (Roi de Fromages et Fromage de Rois) oleh Androuet dan Chabot pada tahun 1985.[8]

Bentuk dan tekstur

Keju ini memiliki bentuk bundar seperti kue dengan diameter 25 hingga 40 cm.[1] Keju dengan diameter 15 hingga 22 cm juga diperbolehkan untuk dijual.[1] Berat dari keju Brie berkisar antara 1 hingga 2 kilogram.[2] Keju Brie dapat ditemukan dijual dalam kemasan kotak kayu.[2]

Pembuatan

Untuk membuat keju Brie, digunakan susu sapi dipanaskan hingga tidak lebih dari 37 °C dan rennet pun ditambahkan.[7][8] Dadih kemudian dicetak dengan bantuan sendok besar yang berlubang yang disebut pelle à brie.[7][9] Lalu dadih ditaruh di cetakan dan dikeringkan selama satu hari.[4][5] Kemudian garam pun ditambahkan untuk mengimbangi rasa manis dari susu yang digunakan.[7] Sebelum dimatangkan, jamur Penicillium camemberti digunakan sehingga terbentuk kulit berwarna putih dibagian luar keju.[5][7][8] Proses terakhir adalah pematangan di gudang bawah tanah atau gua yang memakan waktu minimal empat minggu.[4][5][7]

Jenis

250px-Brie_de_Melun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keju Brie de Melun.

Ada berbagai variasi dari keju Brie yang asli yang dapat ditemukan, namun hanya dua jenis keju Brie yang telah mendapatkan sertifikasi AOC.[1]

Keju Brie AOC

Brie de Meaux

Keju yang memiliki berat 2.5 - 3 kilogram ini pada awalnya dibuat di Meaux, di daerah Brie.[6][10] Brie de Meaux dibuat dari susu sapi mentah pada bulan Juli hingga Maret.[10] Tekstur dari keju ini lembut dengan warna yang berubah menjadi kuning pucat ketika matang.[10] Permukaan dari keju ini berwarna putih dengan bintik-bintik berwarna jingga.[10]

Brie de Melun

Brie de Melun memiliki rasa yang lebih tajam dan lebih asin dibandingkan dengan Brie de Meaux.[1][6] Dari segi ukuran, Brie de Melun memiliki diameter yang lebih kecil sehingga dikenal sebagai "adik" dari Brie de Meaux.[1] Berbeda dengan Brie de Meaux, Brie de Melun tidak menggunakan rennet untuk melakukan proses koagulasi pada susu melainkan menggunakan bakteria asam laktat dan karenanya membutuhkan waktu yang lebih lama.[1][6] Waktu minimal yang dibutuhkan untuk proses koagulasi pada Brie de Melun adalah 18 jam, sedangkan pada Brie de Meaux hanya 30 menit.[1]

Keju Brie lainnya

Coulommiers

Berasal dari kota dengan nama yang sama yaitu Coulommiers di Ile-de-France.[1] Keju ini melalui proses pematangan selama dua minggu.[1] Ukuran dari keju ini sepertiga dari ukuran keju Brie terbesar dengan rasa yang halus.[1] Karena diproduksi oleh industri maka keju ini dapat ditemukan di mana saja dan kapan saja.[1]

Fougeru

Keju ini sedikit berbeda dengan keju Brie lainnya karena di permukaan keju ini diberi daun pakis.[1] Rasa dan metode pembuatan dari keju ini memiliki kesamaan dengan Coulommiers.[1]

Brie Jerman

Brie Jerman merupakan tiruan dari Brie Prancis.[1] Berat dari Brie Jerman sekitar 1 hingga 3 kilogram dimatangkan selama maksimal empat minggu.[1] Keju ini juga ada yang diberi rempah-rempah yang ditambahkan ke dalam keju sebelum dimatangkan.[1]

Brie dari susu kambing

Keju ini tidak menggunakan susu sapi, melainkan menggunakan susu kambing.[1] Warna dari keju ini lebih muda dibandingkan dengan keju Brie yang terbuat dari susu sapi.[1]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Brie, Cheese.com. Diakses pada 5 Mei 2010.
  3. 1 2 3 (Inggris) What is Brie Cheese? Diarsipkan 2009-03-14 di Wayback Machine, About.com. Diakses pada 5 Mei 2010.
  4. 1 2 3 4 5 (Inggris) Brie[pranala nonaktif permanen], Ile de France. Diakses pada 5 Mei 2010.
  5. 1 2 3 4 (Inggris) What is Brie?, Wise Geek. Diakses pada 5 Mei 2010.
  6. 1 2 3 4 5
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris) The History of Brie Cheese Diarsipkan 2010-02-05 di Wayback Machine, World Village. Diakses pada 5 Mei 2010.
  8. 1 2 3 (Inggris) Davidson, Alan (2006). The Oxford Companion to Food. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-280681-9. Page 106,161.
  9. ↑ (Inggris) Brie, Cheese-France. Diakses pada 5 Mei 2010.
  10. 1 2 3 4 (Inggris) Brie de Meaux Diarsipkan 2010-09-02 di Wayback Machine, The World Wide Gourmet. Diakses pada 6 Mei 2010.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Brie.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan