Jumat, 16 Oktober 2026
07:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Kedasi emas

Kedasi emas

sejenis burung

Bagikan:
Kedasi emas
250px-Shining_Bronze_Cuckoo_0772.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di NSW, Australia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Cuculiformes
Famili: Cuculidae
Genus: Chalcites
Spesies:
C. lucidus
Nama binomial
Chalcites lucidus
(Gmelin, 1788)
Sinonim[2]
  • Chrysococcyx lucidus (Gmelin, 1788)
  • Cuculus lucidus Gmelin, 1788
250px-Chrysococcyx_lucidus_MHNT.ZOO.2010.11.150.22.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chrysococcyx lucidus + Gerygone flavolateralis

Kedasi emas (Chalcites lucidus) adalah spesies burung dalam famili Cuculidae. Burung ini adalah burung migran. Kedasi emas berkembangbiak di belahan bumi selatan (Australia, Selandia Baru dan pulau-pulau kecil di sekitarnya) dan bermigrasi ke utara saat musim dingin menuju khatulistiwa, termasuk Papua dan Sunda Kecil.[3][4]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International. (2018). "Chalcites lucidus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T22683973A131913272. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22683973A131913272.en. Diakses tanggal 30 Juli 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Chalcites lucidus (J. F. Gmelin, 1788)". Catalogue of Life. Diakses tanggal 25 Agustus 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Kedasi Emas". Kutilang Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-09. Diakses tanggal 9 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Coates, Brian and Bishop, K (2000). Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty. ISBN 979-95794-2-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan