Sabtu, 03 Oktober 2026
21:00 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Kayla Mueller

Bagikan:
Kayla Mueller
Lahir
Kayla Jean Mueller

14 Agustus 1988
Meninggalsekitar 6 Februari 2015 (usia 26 tahun)
PendidikanBachelor Degree dalam bidang Ilmu Politik, Northern Arizona University[1] (2009)
PekerjaanAktivis hak asasi manusia, pekerja bantuan kemanusiaan

Kayla Jean Mueller (14 Agustus 1988 – 6 Februari 2015) adalah seorang aktivis hak asasi manusia dan pekerja bantuan kemanusiaan Amerika asal Prescott, Arizona. Ia ditangkap pada Agustus 2013 di Aleppo, Suriah, setelah meninggalkan rumah sakit Doctors Without Borders. Media mengabarkan bahwa pekerja bantuan Amerika berusia 26 tahun ditangkap oleh Negara Islam Irak dan Syam (NIIS) tanpa menyebutkan namanya, atas permintaan keluarga. Penangkapan dan kematiannya dilaporkan setelah konfirmasi kematiannya.

Pada Oktober 2015, Kayla menjadi orang pertama yang dimasukkan dalam kolese Hall of Fame Ilmu Sosial dan Perilaku di Universitas Arizona Utara.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 "Kayla Mueller to be inducted into NAU college's hall of fame". 16 Okt 2015. Diakses tanggal 11 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Kayla Mueller to be Inducted in NAU SBS Hall of Fame". 20 Oktober 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-01. Diakses tanggal 12 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. James Gordon Meek (2015-08-14). "ISIS Leader Abu Bakr Al-Baghdadi Sexually Abused American Hostage Kayla Mueller, Officials Say". Washington DC: ABC News. Diakses tanggal 2015-08-14. The information about al-Baghdadi's extraordinary direct role in the captivity and physical abuse of Kayla Mueller was drawn from, among many sources, the U.S. debriefings of at least least two Yezedi teenage girls, ages 16 and 18, held as sex slaves in the Sayyaf compound as well as from the interrogation of Abu Sayyaf's wife Umm Sayyaf, who was captured in the U.S. raid, the officials told ABC News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan