Sabtu, 17 Oktober 2026
05:11 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Kavaleri ringan

Kavaleri ringan

Bagikan:
250px-Detaille_4th_French_hussar_at_Friedland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hussar ke-4 Prancis pada Pertempuran Friedland, 14 Juni 1807. "Vive l'Empereur!" oleh Édouard Detaille, 1891.

Kavaleri ringan adalah pasukan berkuda yang berzirah dan bersenjata ringan, kebalikan dari kavaleri berat. Misi kavaleri ringan terutama adalah untuk pengintaian, penutupan, skirimis, penyergapan, dan yang paling penting, komunikasi. Mereka biasanya dipersenjatai dengan tombak, pedang, panah, dan di kemudian hari karbin.

Kavaleri ringan kadang-kadang digunakan oleh orang Yunani kuno dan Romawi kuno, dan unit ini sangat populer di kalangan pasukan dan gerombolan di Asia Tengah dan Asia Barat Daya. Pasukan Arab, Hungaria, Hun, Mongol, Turk, Parthia, dan Persia semuanya mahir sebagai prajurit kavaleri ringan maupun pemanah berkuda.

Dengan mulai hilangnya feodalisme dan kekesatriaan di Eropa, kavaleri ringan menjadi lebih penting dalam pasukan-pasukan di benua tersebut. Banyak dari mereka yang dilengkapi dengan senjata api, seperti halnya pendahulu mereka dilengkapi dengan panah. Beberapa contoh kavaleri ringan di Eropa antara lain stradiot, hobelar, hussar, chasseurs à cheval, kosak, chevau-légers dan beberapa dragoon.[1]

Catatan kaki

  1. ↑ Bryan Fosten (1982). Wellington's Light Cavalry. Osprey Publishing. ISBN 0-85045-449-2.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan