Kaum marginal atau masyarakat marginal adalah sebutan untuk kelompok sosial yang terpinggirkan oleh sebuah tatanan masyarakat baik dalam ekonomi, pendidikan dan budaya.[1] Kelompok sosial tersebut tidak memiliki akses dalam penentuan kebijakan publik dan hanya menjadi objek kebijakan politik.[2] Kaum marginal hidup dengan kesulitan ekonomi, penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan hidupnya, dan sering kali mengalami ketidakadilan serta eksploitasi.[2] Mereka identik sebagai "masyarakat miskin kota", yang berprofesi sebagai pemulung, pengemis, gelandangan, atau pun buruh. Kelompok sosial tersebut berada dalam posisi minoritas dan rentan, sehingga mudah mengalami diskriminasi.[3]
Referensi
- ↑ "Pemberdayaan Literasi Kaum Marginal". Situs Web Resmi Universitas Airlangga. 2020-04-12. Diakses tanggal 2024-01-30.
- 1 2 Team, Ruangguru Tech. "Kelompok marginal menjadi salah satu sasaranprogra..." roboguru.ruangguru.com. Diakses tanggal 2024-01-30.
- ↑ "Minoritas, Marginal, dan Rentan | BaKTINews". baktinews.bakti.or.id. Diakses tanggal 2024-01-30.