Sabtu, 03 Oktober 2026
14:54 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Kaum marginal

Bagikan:

Kaum marginal atau masyarakat marginal adalah sebutan untuk kelompok sosial yang terpinggirkan oleh sebuah tatanan masyarakat baik dalam ekonomi, pendidikan dan budaya.[1] Kelompok sosial tersebut tidak memiliki akses dalam penentuan kebijakan publik dan hanya menjadi objek kebijakan politik.[2] Kaum marginal hidup dengan kesulitan ekonomi, penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan hidupnya, dan sering kali mengalami ketidakadilan serta eksploitasi.[2] Mereka identik sebagai "masyarakat miskin kota", yang berprofesi sebagai pemulung, pengemis, gelandangan, atau pun buruh. Kelompok sosial tersebut berada dalam posisi minoritas dan rentan, sehingga mudah mengalami diskriminasi.[3]

Referensi

  1. ↑ "Pemberdayaan Literasi Kaum Marginal". Situs Web Resmi Universitas Airlangga. 2020-04-12. Diakses tanggal 2024-01-30.
  2. 1 2 Team, Ruangguru Tech. "Kelompok marginal menjadi salah satu sasaranprogra..." roboguru.ruangguru.com. Diakses tanggal 2024-01-30.
  3. ↑ "Minoritas, Marginal, dan Rentan | BaKTINews". baktinews.bakti.or.id. Diakses tanggal 2024-01-30.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan