Senin, 19 Oktober 2026
10:21 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Katakomba Paris

Katakomba Paris

Museum

Bagikan:
Pemakaman bawah tanah, museum in Paris, PrancisTemplat:SHORTDESC:Pemakaman bawah tanah, museum in Paris, Prancis
Catacombes de Paris
250px-Catacombs-700px.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katakomba Paris
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Katakomba_Paris&revid=29930196&groups=_a9fae8d75ec0a7b396b552e385aa58c580f97788&parser=parsoid
Didirikan1810
LokasiPlace Denfert-Rochereau
75014 Paris, Prancis
Koordinat48°50′02″N 2°19′57″E / 48.83397°N 2.33245°E / 48.83397; 2.33245
JenisPemakaman bawah tanah, museum
Wisatawan314.086 (2011)[1]
Situs webcatacombes.paris.fr

Katakomba Paris (bahasa Prancis: Catacombes de Paris) adalah pemakaman bawah tanah yang berlokasi tepat di bawah kota Paris, Prancis. Terletak di sebelah selatan gerbang kota (sekarang Place Denfert-Rochereau), katakomba ini menampung kira-kira enam juta jenazah, lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berdiam di atasnya.[2] Struktur katakomba ini terdiri dari gua-gua dan terowongan bawah tanah yang merupakan sisa-sisa dari pertambangan batu Paris. Dibuka pada akhir abad ke-18, katakomba ini telah menjadi daya tarik wisata pada awal abad ke-19, dan telah dibuka secara teratur untuk umum sejak tahun 1874. Setelah adanya insiden vandalisme, katakomba ini pernah ditutup untuk umum pada bulan September 2009 dan dibuka kembali tanggal 19 Desember pada tahun yang sama.

Nama resmi untuk katakomba ini adalah l'Ossuaire Municipal. Lokasinya yang berada tepat di bawah kota menyebabkan dilarangnya pembangunan gedung-gedung tinggi di Paris.[3]

Sejarah

Sejak zaman Romawi, warga Paris biasanya memakamkan karib kerabatnya yang meninggal dunia di kawasan pinggiran kota, tetapi kebiasaan ini berubah setelah masuknya agama Kristen. Praktik Kristiani menganjurkan untuk menguburkan jenazah di bawah tanah suci gereja. Pada abad ke-10, tanah pemakaman di Paris semakin sempit akibat kota yang semakin padat. Pada abad ke-12, masalah ini diatasi dengan dibukanya ruang bawah tanah di bawah kota untuk menampung jenazah warga Paris. Namun, lambat laun pemakaman bawah tanah ini menjadi semakin penuh sesak dan menimbulkan masalah bagi sanitasi warga kota yang sumber air utamanya adalah air sumur. Pada abad ke-19, penggunaan katakomba sebagai tempat pemakaman dilarang setelah dibangunnya tiga tempat pemakaman umum di luar kawasan pusat kota.

Jenazah korban kerusuhan Place de Grève dan Rue Meslée dimakamkan di katakomba ini pada tanggal 28 dan 29 Agustus 1788. Jenazah Philibert Aspairt hilang di katakomba pada tahun 1793 dan ditemukan kembali 11 tahun kemudian. Dinding katakomba ini dipenuhi oleh grafiti pada abad ke-18. Victor Hugo menggunakan terowongan katakomba ini sebagai salah satu latar tempat dalam novelnya, Les Misérables. Pada tahun 1871, para komunar membunuh sekelompok monarkis di dalam salah satu ruangan katakomba. Selama Perang Dunia II, warga Paris memanfaatkan terowongan katakomba untuk bersembunyi. Juga selama periode ini, tentara Jerman mendirikan sebuah bunker bawah tanah di katakomba, tepat di bawah Lycée Montaigne.

Galeri

  • Tumpukan tulang belulang di katakomba Paris
    Tumpukan tulang belulang di katakomba Paris
  • Pemandangan di salah satu sudut katakomba
    Pemandangan di salah satu sudut katakomba
  • Gerbang masuk katakomba
    Gerbang masuk katakomba
  • Tulang belulang di dalam katakomba
    Tulang belulang di dalam katakomba
  • Pemandangan di dalam katakomba
    Pemandangan di dalam katakomba
  • Monumen di dalam katakomba
    Monumen di dalam katakomba
  • Tumpukan tulang belulang di dalam katakomba
    Tumpukan tulang belulang di dalam katakomba

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "Catacombes de Paris". Diakses tanggal 26 march 2013. {{cite web}}: Parameter tidak dikenal |site= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Catacombs of Paris Museum "Catacombs of Paris". Diakses tanggal 2011-02-09.{{cite web}}: Periksa nilai |url=
  3. ↑ "Paris Catacombs Visitor Information". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-06. Diakses tanggal 2011-02-25.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Catacombs of Paris.

48°50′02.43″N 2°19′56.36″E / 48.8340083°N 2.3323222°E / 48.8340083; 2.3323222

Landmark
Museum
(daftar)
Bangunan keagamaan
Hôtels particuliers
dan istana
Jembatan, jalan,
daerah, distrik
dan terusan
Taman dan kebun
Lapangan olahraga
Pemakaman
Région parisienne
Budaya dan peristiwa
Lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan