Minggu, 18 Oktober 2026
08:09 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Karl Theodor Korner

Karl Theodor Korner

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022)
Infobox orangKarl Theodor Korner
250px-Emma_Sophie_K%C3%B6rner_Halbbildnis_Theodor_K%C3%B6rner.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran23 September 1791 Suntingan nilai di Wikidata
Dresden (Kekaisaran Romawi Suci) Suntingan nilai di Wikidata
Kematian26 Agustus 1813 Suntingan nilai di Wikidata (21 tahun)
Rosenow (Konfederasi Rhine) Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanWöbbelin (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanTechnische Universität Bergakademie Freiberg (1808–)
Kreuzschule (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenyair,penulis Suntingan nilai di Wikidata
PeriodeRomantisisme Suntingan nilai di Wikidata
KonflikGerman campaign of 1813 (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Orang tuaChristian Gottfried Körner Suntingan nilai di Wikidata, Anna Maria Jacobine Körner (en) Terjemahkan, Elisa von der Recke, Dorothea von Medem (en) Terjemahkan dan Marie Körner (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraEmma Körner (en) Terjemahkan, Princess Dorothea of Courland (en) Terjemahkan, Princess Wilhelmine, Duchess of Sagan (en) Terjemahkan, Princess Pauline, Duchess of Sagan (en) Terjemahkan, Princess Johanna of Courland (en) Terjemahkan dan Gustava Vilhelmina Charlotta Armfelt Suntingan nilai di Wikidata
Tanda tangan
Musicbrainz: bd94d7f4-166a-47c9-a16c-34e8096e802b Discogs: 1518862 IMSLP: Category:Körner,_Theodor Find a Grave: 178813585 Modifica els identificadors a Wikidata

Karl Theodor Korner (23 September 1791 - 26 Agustus 1813) adalah seorang penyair asal Jerman. Lahir di Dresden. Beliau adalah anak dari Christian Gottfried Körner. Mengambil studi di Freiberg, Leipzig, dan Berlin. Pada tahun 1811, beliau pergi ke Wina, di mana dia menulis berbagai komedi ringan, termasuk di antaranya Der grüne Domino, Der Vetter aus Bremen, dan Die Nächtwatcher. Dia juga menulis beberapa cerita tragedi, contohnya yang populer adalah Zriny dan Rosamunde. Kedua cerita tersebut membuatnya mendapatkan jabatan sebagai penyair teater di Hofburgtheater.[1]

Pada tahun 1813, beliau pergi dari Wina menuju ke Breslau, di mana dia bergabung sebagai tentara sukarela melawan Napoleon. Dia terluka di Kitzen dan terbunuh dalam pertarungan di dekat Schwerin. Koleksi dari syair-syair awal yang dia buat, yang diberi judul Knospen, diterbitkan pada tahun 1810. Setelah kematiannya, pada tahun 1814, ayahnya menerbitkan hasil karyanya yang terbaik, sebuah koleksi dari lagu-lagu patriotik yang berjudul Leyer und Schwert, di mana salah satunya, Das Schwertlied, dibuat pada medan perang beberapa jam sebelum kematiannya.[1]

Referensi

  1. 1 2 Cornish, George A. (1968). The Encyclopedia Americana, International Edition - Volume 16. New York: The Americana Corporation. hlm. 529.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan