Jumat, 30 Oktober 2026
08:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Karl Brandt

Karl Brandt

dokter asal Jerman

Bagikan:
Untuk orang lain yang bernama sama, silakan lihat Karl Brandt
Karl Brandt
250px-Karl_Brandt_SS-Arzt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brandt sebagai terdakwa di Pengadilan Dokter
Lahir(1904-01-08)8 Januari 1904
Meninggal2 Juni 1948(1948-06-02) (umur 44)
Penyebab kematian
Eksekusi dengan cara digantung
PekerjaanDokter pribadi diktator Jerman Adolf Hitler
Pemberi kerjaAdolf Hitler
Dikenal karenaKomisaris Reich untuk Kesehatan dan Sanitasi
GelarSS-Gruppenführer di Allgemeine SS /
SS-Brigadeführer dan Generalmajor di Waffen-SS
Pasangan menikah
​
(m. 1934)​
AnakKarl Adolf Brandt (lahir 4 Oktober 1935)

Karl Brandt (8 Januari 1904 – 2 Juni 1948) adalah dokter pribadi Adolf Hitler dan sejak 1939 ketua program eutanasia T-4 Nazi. Ia juga Komisaris Reich untuk Kesehatan dan Sanitasi. Brandt menjadi dokter pada tahun 1928, anggota NSDAP pada tahun 1932, anggota SA pada tahun 1933 dan SS pada tahun 1934. Pada tahun 1943 ia mencapai pangkat MayJen.[1]

Brandt dijebloskan ke dalam tahanan Britania pada tanggal 23 Mei 1945 setelah sebelumnya ia ditahan oleh Gestapo karena memindahkan keluarganya keluar Berlin. Lalu Brandt dihadirkan sebagai terdakwa dalam Pengadilan Dokter tanggal 19 Agustus 1947 atas dakwaan kejahatan perang dan pembunuhan massal. Bersama dengan 6 orang lainnya ia dijatuhi hukuman mati. Ia digantung pada tanggal 2 Juni 1948 di penjara Landsberg.[2]

Referensi

  1. ↑ Hamilton 1984, hlm. 138. sfn error: tanpa target: CITEREFHamilton1984 (bantuan)
  2. ↑ Ben-Amos, Batsheva. "Karl Brandt: The Nazi Doctor. Medicine and Power in the Third Reich (review)". Diakses tanggal 10 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan