Senin, 28 September 2026
20:01 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Karioreksis

Karioreksis

250px-Apoptosis.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Karioreksis terjadi dalam apoptosis

Karioreksis adalah proses kerusakan sel yang ditandai dengan pecahnya inti sel dan rusaknya kromatin.[1] Karioreksis terjadi karena adanya kerusakan sel secara alami atau yang disebabkan oleh serangan bakteri.[2]

Etimologi

Istilah karioreksis berasal dari bahasa Yunani karyo yang memiliki arti ‘inti’ dan rhexis yang memiliki arti ‘pecah’.[3]

Proses

Proses kerusakan sel diawali dengan kerusakan pada organ-organ sel dan penggumpalan kromatin.[4] Dalam kasus kerusakan sel yang lebih akut, mula-mula inti sel mengalami kondensasi atau pengentalan (piknosis).[4] Setelah piknosis, kromatin di dalam inti sel akan mulai larut (kariolisis) yang diikuti dengan karioreksis.[4] Saat karioreksis terjadi, inti sel akan terpecah menjadi beberapa bagian.[1] Selain mengalami perpecahan, inti sel juga akan melepaskan sebagian dari inti sel ke sitoplasma sehingga bagian-bagian tersebut akan bercampur dengan organ-organ sel lainnya.[4]

Penyakit yang berhubungan

Salah satu penyakit yang berhubungan dengan proses karioreksis adalah fetal thrombotic vasculopathy (FTV) atau kelainan dalam sirkulasi darah pada janin.[5] Hal ini disebabkan sel-sel pada pembuluh darah di dalam rahim mengalami karioreksis sehingga sirkulasi darah menjadi terganggu.[5]

Referensi

  1. 1 2 "Karyorrhexis". Meriam Webster. Diakses tanggal 2014-06-07.
  2. ↑ Cowell, Rick L.; Tyler, Ronald D. . 2002 . Diagnostic Cytology and Hematology of the Horse . Missouri: Mosby, Inc.
  3. ↑ "karyorrhexis". The Free Dictionary by Farlex. Diakses tanggal 2014-06-07.
  4. 1 2 3 4 Zachary, James F.; McGavin, M. Donald . 2012 . Pathologic Basis of Veterinary Disease, Fifth Edition . Missouri: Elsevier, Inc.
  5. 1 2 Reichert, Roger A. . 2012 . Diagnostic Gynecologic and Obstetric Pathology: An Atlas and Text . Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins . ISBN 978-1-60831-077-7
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan