Kamis, 29 Oktober 2026
17:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kapal pemrosesan ikan

Kapal pemrosesan ikan

Bagikan:
330px-Barge.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fasilitas pemrosesan ikan terapung Atlantis sdang berlabuh di Astoria, Oregon
330px-Kiel_%28Ship_1973%29_-Deutsche_Fischfang_Union-_Cuxhaven_2008_by-RaBoe_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal pabrik Jerman

Kapal pemrosesan ikan atau kapal pabrik adalah kapal berukuran besar dengan fasilitas pembekuan dan pemrosesan ikan. Dalam sejarahnya, kapal pemrosesan ikan telah ada sejak zaman perburuan paus dan digunakan untuk memproses daging paus. Kapal tersebut bergerak bersama dengan kapal pemburu paus. Kapal pemrosesan ikan juga berfungsi sebagai kapal induk untuk kapal penangkap ikan yang lebih kecil.

Saat ini, kapal pabrik terbesar di dunia adalah Annelies Ilena ex Atlantic Dawn. Kapal ini memiliki panjang 144 meter, mampu memproses 350 ton ikan per hari, membawa 3000 ton bahan bakar, dan menyimpan 7000 ton ikan yang telah diola dan/atau dibekukan. Kapal ini juga mengoperasikan forklift di atas dek. Namun karena ukurannya yang terlalu besar, melebihi kuota penangkapan ikan Irlandia, kapal ini ditahan oleh Angkatan Laut Irlandia.[1][2]

Di beberapa negara, kapal tongkang juga memiliki fasilitas pengolahan ikan di atasnya. Dengan luas geladak yang dapat melebihi kapal biasa, tongkang juga dapat menampung fasilitas tempat tinggal bagi buruh.[3]

Satu-satunya kapal pemrosesan paus di dunia saat ini adalah MV Nisshin Maru. Kapal ini dimiliki oleh perusahaan yang berbasis di Jepang, Kyodo Senpaku Kaisha Ltd, dan disewa oleh Institute of Cetacean Research Jepang.[4][5]

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Umum
Penangkapan ikan
Industri perikanan
Penangkapan ikan rekreasi
Metode penangkapan ikan
Alat menangkap ikan
Lokasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan