Sabtu, 03 Oktober 2026
14:05 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Kampung Boy

Bagikan:
60px-Project_Translation_inspection_logo1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Kampung Boy di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
"Kampung Boy" beralih ke halaman ini—artikel ini mengenai komik autobiografi. Untuk kartun animasi, silahkan lihat Kampung Boy (serial TV). Arti "kampung boy" merujuk kepada seorang anak laki-laki dari sebuah kampung.
Kampung Boy
PengarangLat
NegaraMalaysia
Genrekomik autobiografi
PenerbitBerita Publishing
Tanggal terbit
1979
Jenis mediaPrint
Halaman144 halaman (edisi pertama)
ISBNISBN N/A pemanggilan templat memerlukan parameter template_name
OCLC5960451
741.59595
LCCPZ7.L3298
Diikuti olehTown Boy 

Kampung Boy adalah sebuah novel grafik autobiografi karya kartunis Malaysia, Mohammad Nor Khalid (Lat). Buku ini bersama sekuelnya, Town Boy, telah dicetak sebanyak berulang kali baik di dalam dan luar negeri. Terdapat juga serial animasi Kampung Boy yang diterbitkan pada 1990-an.

Kampung Boy dan Town Boy merupakan karya-karya awal Lat yang menceritakan kehidupan zaman anak-anak dan remajanya. Karya-karya autobiografi Lat ini menjadi keunggulan karier Lat sebagai seorang kartunis, yang masih mengisahkan babak-babak hidupnya dari dulu hingga kini, dalam surat kabar New Straits Times dan buku-buku kompilasi kartunnya.

Alur

The Kampung Boy menceritakan tentang cerita seorang anak laki-laki, yang bernama Lat, dan kehidupan pada masa kecilnya di sebuah kampung.

Lat memulai langkah pertamanya dengan pendidikan formalnya—membaca Al-Qur'an. Di kelas keagamaan tersebut, ia mendapatkan teman baru dan bergabung dengan mereka dalam petualangan mereka, berenang di sungai dan menjelajahi hutan.

Konsep

The Kampung Boy adalah sebuah autobiografi. Penulisnya, Lat, tumbuh di sebuah kampung dan berpindah ke kota setelah lulus dari sekolah tinggi.

Tanggapan dan warisan

Menurut Lat, cetakan pertama The Kampung Boy—60,000 sampai 70,000 salinan—terjual dalam tiga sampai empat bulan; pada 1979, setidaknya 100,000 telah terjual.[1]

Adaptasi

Serial animasi televisi

Kesuksesan The Kampung Boy membuat novel tersebut diadaptasi ke dalam bentuk serial animasi. Dimulai pada 1995, pembuatannya menghabiskan waktu selama empat tahun untuk menyelesaikannya dan upaya internasional, yang melibatkan perusahaan di berbagai negara seperti Malaysia, Filipina, dan Amerika Serikat.[2][3]

Referensi

Daftar pustaka

Wawancara/Introspektif diri
  • Eddie, Campbell (11 Januari 2007). "Campbell Interviews Lat: Part 1". First Hand Books—Doodles and Dailies. New York, United States: First Second Books. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-06-23. Diakses tanggal 13 Maret 2010. {{cite web}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Eddie, Campbell (12 Januari 2007). "Campbell Interviews Lat: Part 2". First Hand Books—Doodles and Dailies. New York, United States: First Second Books. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-06-23. Diakses tanggal 13 Maret 2010. {{cite web}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Eddie, Campbell (15 Januari 2007). "Campbell Interviews Lat: Part 3". First Hand Books—Doodles and Dailies. New York, United States: First Second Books. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-06-23. Diakses tanggal 13 Maret 2010. {{cite web}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Buku
Sumber akademik
Sumber jurnalistik
Situs online

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan