Rabu, 07 Oktober 2026
02:18 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Kamikōchi

Kamikōchi

gunung di Jepang

Bagikan:
250px-Kamikouchi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gn. Hotaka dan Kappa-bashi

Kamikōchi (上高地, Dataran Tinggi Atas) adalah sebuah lembah dataran tinggi yang terpencil di Pegunungan Hida, Prefektur Nagano, Jepang.

Wilayah ini merupakan bagian dari Taman Nasional Chūbu-Sangaku. Kamikōchi telah ditetapkan sebagai salah satu Aset Kebudayaan Nasional Jepang, dalam daftar Monumen Alam Khusus dan Tempat Khusus Berpemandangan Indah.[1] Lembah ini juga dijuluki sebagai "Yosemite Jepang," meskipun ukurannya jauh lebih kecil.

Geografi

250px-Kamik%C5%8Dchi%2C_Map%2C_SRTM-1_%28English%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta kawasan Kamikōchi

Kamikōchi adalah lembah berpegunungan tinggi dengan panjang sekitar 18 kilometer. Ketinggian rata-rata dasar lembah berkisar antara sekitar 1.400 meter (4.600 ft) di atas permukaan laut di ujung selatan dan sekitar 1.600 meter (5.200 ft) di ujung utara.

Kamikōchi terletak di Pegunungan Hida, yang juga dikenal sebagai "Alpen Utara" dan merupakan bagian dari Pegunungan Alpen Jepang. Pegunungan di sekitarnya memiliki tinggi hingga 3.190 meter (10.470 ft). Kamikōchi berbatasan di ujung utara dengan Gunung Hotaka, dan di ujung selatan dengan Gunung Yake, sebuah gunung berapi aktif.

Sungai Azusa, hulu dari sungai terpanjang di Jepang, Sungai Shinano, mengalir di sepanjang lembah, mengisi Danau Taishō di kaki Gunung Yake. Danau Taishō memperoleh namanya karena tercipta dari erupsi Gunung Yake pada tahun 1915, di era Taishō.

Karena topografi Lembah Kamikochi yang relatif datar, rawa dan kolam merupakan kenampakan yang umum, termasuk Rawa Takezawa, Kolam Tashiro, dan Kolam Myojin. Karena airnya sebagian besar berasal dari limpasan salju yang mencair serta akuifer bawah tanah, airnya tetap dingin meski di puncak musim panas. Daerah Tokusawa di ujung utara lembah berfungsi sebagai area penggembalaan kuda dan sapi hingga tahun 1934, ketika daerah tersebut sepenuhnya diintegrasikan ke dalam taman nasional.

Pendakian

Kamikochi adalah tujuan pendakian yang sangat populer; terdapat banyak pondok gunung dan tempat berkemah yang memudahkan pendakian satu malam. Pendakian paling terkenal adalah Yarigatake yang mudah dijangkau dari Kamikochi dan sering dikombinasikan dengan Oku-Hotaka sebagai pendakian beberapa hari.[2]

Sejarah

250px-Reverend_Walter_Weston.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Plakat peringatan yang didedikasikan untuk Pdt. Walter Weston, seorang pemimpin dalam upaya pelestarian Kamikōchi sebagai taman nasional

Kamikōchi ditebang secara ekstensif hingga pertengahan abad ke-19. Pendeta Walter Weston, seorang misionaris Anglikan dari Inggris yang melalui tulisannya, telah menarik minat orang-orang untuk mendaki gunung di Jepang dan melobi untuk pelestarian Kamikōchi. Setiap tahun pada bulan Juni, Festival Weston dirayakan di Kamikochi untuk menghargai kontribusinya terhadap konservasi Pegunungan Alpen Jepang Utara.

Novelis Ryūnosuke Akutagawa juga berkontribusi pada meledaknya kunjungan wisata dalam negeri ketika ia menerbitkan buku Kappa pada tahun 1927. Nama "Kappa-Bashi," jembatan gantung pejalan kaki sempit di atas Sungai Azusa yang disebutkan dalam novel tersebut, sudah ada sebelum penerbitan buku tersebut. Asal-usul nama jembatan tersebut tidak pasti. Namun, dipercaya berasal dari Kappa, makhluk air mitologis yang tinggal di aliran sungai di pegunungan.

Kanji 神垣内 (Kami-ko-uchi) juga digunakan untuk menulis "Kamikōchi," tetapi 上高地 (Kami-kō-chi) telah menjadi ejaan umum untuk nama tersebut.

Fasilitas di Kamikōchi meliputi dua area perkemahan, beberapa hotel (gaya Barat dan ryokan tradisional Jepang), kantor pos, pusat informasi wisata, dan beberapa toko suvenir, yang sebagian besar terletak di antara terminal bus dan taksi serta jembatan Kappa-Bashi.

Akses dan transportasi

Karena seluruh lembah Kamikochi dilindungi sebagai bagian dari Taman Nasional Chūbu-Sangaku, akses jalan hanya diberikan kepada bus antar-jemput, taksi, dan kendaraan pekerja kehutanan dan pemeliharaan. Kendaraan pribadi telah dibatasi untuk memasuki taman nasional di luar Terowongan Kama karena alasan manajemen lalu lintas dan pelestatian lingkungan sejak tahun 1994.[3] Mobil pribadi diharuskan parkir di lahan parkir Hirayu atau Sawando, di mana bus antar-jemput atau taksi mengangkut pengunjung langsung ke pusat pengunjung taman yang terletak di tengah lembah.

250px-Matsuden_3000_Kamikochi_Line_20080210.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta Highland Rail di Jalur Kamikōchi

Bagi penumpang kereta api yang datang dari Matsumoto, tersedia layanan transportasi terpadu yang menggunakan KA Highland Rail ke stasiun kereta api Shin-Shimashima dan kemudian layanan Highland Bus yang disediakan oleh Alpico Kōtsū. Perjalanan ke pusat taman nasional dari Stasiun Matsumoto dengan kereta api dan bus memakan waktu sekitar 1 jam 50 menit.[4]

Bus jarak jauh dan bus malam ke Kamikōchi juga tersedia dari kota-kota besar seperti Tokyo (Shinjuku), Nagoya, Kyoto, dan Osaka.

Kamikōchi resmi dibuka dari pertengahan April hingga pertengahan November, dengan jumlah pengunjung puncak selama liburan sekolah musim panas (akhir Juli hingga akhir Agustus) dan ketika dedaunan berwarna-warni khas musim gugur mencapai puncaknya pada bulan Oktober.[5]

Gunung-gunung

Pemandangan bagian tengah Lembah Kamikōchi, menghadap Gn. Hotaka
Pemandangan bagian tengah Lembah Kamikōchi, sekitar Danau Myōjin
  • Sungai Azusa
    Sungai Azusa
  • Rawa-rawa Gakusawa
    Rawa-rawa Gakusawa
  • Danau Taisho
    Danau Taisho
  • Lonceng
    Lonceng
  • Seekor induk monyet jepang bersama anaknya
  • Pegunungan di Kamikōchi
    Pegunungan di Kamikōchi

Referensi

  1. ↑ Kamikōchi Diarsipkan 2008-07-30 di Wayback Machine.. (dalam bahasa Jepang) The Agency for Cultural Affairs.
  2. ↑ "Hiking in Kamikochi, Nagano | Hike Master Japan". Hikemaster (dalam bahasa Inggris).
  3. ↑ "Traffic Restrictions in Kamikochi". Alpico. Matsumoto Electric Railway. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Januari 2015.
  4. ↑ "Kamikochi Shuttle Bus Timetable". Japan Alps Kamikochi Official Website. Park Website. Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Hohmann, Skye, "Winter kept us warm in Kamikochi's silence", Japan Times, 4 Maret 2012, p. 10.

Pranala luar

36°14′49″N 137°38′00″E / 36.246968°N 137.633333°E / 36.246968; 137.633333

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan